Bangun Akses Air Bersih di Wilayah Ring 1, Semen Gresik Komitmen Gerakkan Potensi Ekonomi Desa

Dusun Wuni, Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang kini sudah terbebas dari persoalan kesulitan air bersi

Ronald Seger Prabowo
Senin, 17 Januari 2022 | 16:30 WIB
Bangun Akses Air Bersih di Wilayah Ring 1, Semen Gresik Komitmen Gerakkan Potensi Ekonomi Desa
Salah satu tandon air bantuan dari Semen Gresik di Dusun Wuni yang digunakan masyarakat untuk menampung air dari Gua Manuk guna mencukupi kebutuhan air bersih harian. [Dok Semen Gresik]

SuaraJawaTengah.id - Diberkahi alam yang penuh pepohonan hijau nan rindang, dan sumber-sumber mata air yang airnya mengalir ke rumah-rumah adalah dambaan warga desa. Demikian halnya warga desa di sekitar Ring 1 PT Semen Gresik (PTSG) pabrik Rembang.

Dusun Wuni, Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang kini sudah terbebas dari persoalan kesulitan air bersih, karena terbantu pompanisasi, pembangunan tandon dan instalasi yang diinisiasi PTSG.

Tak ada lagi cerita warga di Dusun Wuni yang harus repot membuat sumur sedalam 170 m untuk mendapatkan air atau mengandalkan tadah hujan demi mencukupi kebutuhan air sehari-hari. Mereka menyongsong hari esok dengan syukur penuh harapan karena tersedianya air yang melimpah ke rumah.

Bukan hanya Desa Kajar, PTSG melalui program SG Peduli telah mendukung pembangunan fasilitas sarana dana akses air bersih untuk masyarakat yang berada di area operasional pabrik, yaitu Desa Pasucen, Timbrangan, Ngampel, Tegaldowo dan Kadiwono. Bantuan pembangunan akses air bersih diwujudkan dalam bentuk pompa, pipanisasi dan tandon air.

Baca Juga:Persaingan Makin Ketat, Tantangan Industri Semen Makin Berat

Menurut Kepala Unit Komunikasi & CSR PTSG Dharma Sunyata, keberadaan fasilitas ini sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat, khususnya tercukupinya kebutuhan dasar berupa air bersih, peningkatan kualitas kesehatan, budaya hidup bersih di masyarakat, serta mengembangkan sanitasi lingkungan.

"Kami selalu hadir untuk membantu dalam ketersediaan air bersih. Ini juga bentuk komitmen kami menggerakkan potensi ekonomi dan membantu desa dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga," kata Dharma dalam keterangannya, Senin, (17/1/2022).

Ditambahkan Dharma, pihaknya bersyukur berkat kemitraan yang selama ini terbangun, Desa Kajar dapat menuntaskan problematika air bersih.

Dalam perkembangannya, salah satu wilayah di desa tersebut yaitu Dusun Wuni sudah terbebas dari kesulitan air bersih karena sudah dibangun instalasi yang menghubungkan antar sumber mata air di dasar gua sampai pemukiman penduduk melalui pipanisasi.

Di desa ini pula telah dibangun empat tandon air, salah satunya tandon utama. Padahal dulu, warga harus mengangsu (menimba air) dari desa tetangga, Desa Waru yang masuk Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora sejauh 1,5 km.

Baca Juga:Peringati HUT ke-8, Semen Gresik Gelar Sujud Syukur dan Santuni Anak Yatim

"Kerjasama dengan Desa Kajar, tidak hanya dalam pengelolaan air bersih, namun juga Edupark. Wisata edukasi di tengah industri yang dikelola BUMDes Mbangun Deso ini dilengkapi pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan," tambahnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini