Dikatakan, dahulu Jalatunda merupakan desa tertinggal. Namun dengan mudahnya akses internet, kini Desa Jalatunda menjadi pioner Desa Digital.
“Dari segala-galanya tertinggal. Alhamdulillah sejak saya menjabat kepala desa sejak 2007 sampai sekarang, ada perkembangan-perkembangan yang bisa dinikmati masyarakat,” terang dia.
Direktur Utama PT Wira Bakti Nagari H. Idrus Lasimpala mengatakan dalam pembangunan jaringan internet ini, pihaknya berinvestasi di desa-desa.
“Jadi kami bangun, desa tidak langsung bayar ke kami. Kami bangun dulu sampai beroperasi 100 persen, maintenancenya kami jalankan. Pembayarannya dari hasil penjualan kuota, penjualan paket data ke masyarakat atau provider lain,” jelas dia.
Baca Juga:Pamit Lihat Kuda Lumping, Gadis di Banjarnegara Hilang 3 Hari, Pulang Kelihatan Pucat dan Lemas
Pihaknya tidak mau mengatakan teknologi lain tidak bagus. “Kalau soal teknologi, saya tidak mau bilang teknologi saya yang paling hebat,” ungkap dia. Namun nanti bukti yang akan berbicara.
“Kami sudah berani membangun dengan biaya kami sendiri agar tidak ada blank sinyal. Mungkin sistem kami dan radio kami yang pertama di Indonesia,” terangnya. Dengan keunggulan teknologi yang ada, dia optimis dana yang diinvestasikan akan segera balik modal.
Kontributor : Citra Ningsih