Belasan Warga di Banjarnegara Tertipu Minyak Goreng Murah, Pelaku Ternyata Berstatus PNS

Harga minyak goreng yang ditawarkan pelaku saat itu jauh dibawah harga pasaran bahkan harga grosir.

Ronald Seger Prabowo
Jum'at, 04 Maret 2022 | 18:30 WIB
Belasan Warga di Banjarnegara Tertipu Minyak Goreng Murah, Pelaku Ternyata Berstatus PNS
Ilustrasi seorang pedagang menjual minyak goreng di Pasar Banjarnegara. [Suara.com/Citra Ningsih]

Sementara korban yang bernasib sama, Pipit mengaku uang yang sudah dibayarkan kepada YG senilai Rp14 juta. 

"Sekitar Rp14 juta. Harusnya datengnya 15 Januari," katanya.

Di tempat dan waktu yang sama, Pipit membeli minyak goreng dari FY awalnya untuk kebutuhan pribadi. Namun karena harganya yang murah, tetangga dan orang sekitar ingin ikut membeli.

"Awal mula dari Desember 2021, yang intens untuk dijual lagi Desember, nah jadi yang pesan belum dikirim sekitar itu (Rp14 juta) dari Desember," jelasnya.

Baca Juga:Wakil Wali Kota Palembang Imbau Warga tak Borong Minyak Goreng

Dia menuturkan, YG menjual minyak murah dengan sistem Pre Order (PO) atau pesan terlebih dahulu. Sementara barangnya dikirim menyusul 2 pekan setelah pembayaran.

"Sistemnya dulu PO 2 Minggu. Harga reguler dia jual Rp210 ribu per dus, kalau promo sekitar Rp150 per dus. Jauh dibawah pasar dan grosir," ujar dia. 

Menanggapi kasus ini, Kasat Reskrim Polres Banjarnegara, AKP Bintoro Thio Pratama, membenarkan informasi kasus penipuan tersebut. Pihaknya sudah menerima laporan para korban terkait penipuan minyak goreng. 

"Ada pengaduan kepada FY dimana pada awalnya menawarkan minyak goreng pemesanan pertama 15 dus, lancar. FY menawarkan pada korban, dan tertarik membeli miyak goreng tersebut kurang lebih 17 korban," tegas AKP Bintoro.. 

Kini kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan. Ia juga mengungkapkan jika FY adalah PNS

Baca Juga:Spekulan Main Belakang, Warga Jogja Beli Minyak Goreng Wajib Celupkan Jari ke Tinta

"Proses selanjutnya masih melakukan penyelidikan FY, yang bersangkutan masih bersatus PNS, tapi dengan suaminya sudah melarikan diri. Infonya FY sudah di SP3, tapi yang bersangkutan  berdinas lagi atau tidak kami belum tahu," pungkas Bintoro.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini