Kisah Silvi Mutiari, Ustazah Transpuan di Semarang yang Aktif Mengajar Ngaji

Sejumlah bocah laki-laki dan gadis kecil berbondong-bondong menyambangi rumah sekaligus salon tersebut.

Ronald Seger Prabowo
Rabu, 06 April 2022 | 04:08 WIB
Kisah Silvi Mutiari, Ustazah Transpuan di Semarang yang Aktif Mengajar Ngaji
Silvi seorang transpuan membimbing anak-anak mengaji di rumahnya, Semarang, (5/4/2022). [Suara.com/Anin Kartika] 

"Waktu itukan ada aturan Pemerintah gak boleh  berkerumun, terus ustadzah itu berhenti ngajar ngaji," katanya. 

Imbas adanya kekosongan guru mengaji, membuat sejumlah orang tua yang merupakan tetangga Silvi kebingungan mencari guru mengaji di kampung tersebut.

Lantas, Silvi memberanikan diri untuk menawarkan sebagai guru mengaji bagi anak-anak di sekitar rumahnya.Ia mengaku ketika remaja dirinya telah khatam Alquran sebanyak tiga kali. 

"Dulu aku pernah khatam Alquran beberapa kali terus coba nawarin buat ngajarin ngaji dan orang tua anak-anak mau," tutur Silvi. 

Baca Juga:Bacaan Latin Surah Alkahfi Ayat 1-10 Berikut Artinya

Silvi menuturkan, selama dua tahun menjadi guru mengaji, dirinya tak pernah mematok biaya bulanan kepada orang tua anak yang menimba ilmu mengaji dengan dirinya. 

Selain anak-anak, lambat laun perempuan dewasa dan ibu-ibu juga tergelitik untuk ikut belajar mengaji kepada Silvi. 

Tak hanya mengaji saban sore, setiap seminggu sekali yakni pada malam Jum'at rumah Silvi juga digunakan untuk pengajian para ibu-ibu di kampungnya.

"Aku gak pernah mungut biaya/minta honor ngaji, yang mau belajar sama aku ya ayok silahkan datang ke rumah," ucap dia.

Menurutnya, menjadi guru mengaji bagi anak-anak di sekitar rumahnya dan berbagi ilmu menjadi kebahagiaan tersendiri untuknya.

Baca Juga:Surah Al Kafirun dan Artinya Berikut Asbabun Nuzul

Selain itu, Ia ingin menunjukan bahwa transpuan seperti dirinya agar tak dipandang sebelah mata dan mampu diterima oleh masyarakat sekitar tanpa adanya diskriminasi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini