SuaraJawaTengah.id - Ramadhan seharusnya digunakan untuk fokus melakukan ibadah. Namun, di Kabupaten Tegal bulan puasa digunakan sejumlah remaja untuk melakukan perang sarung.
Tidak mendapatkan kebahagiaan, perang sarung di Tegal tersebut malah membuat duka. Seorang siswa tewas saat melakukan perang sarung.
Berikut berita di Jawa Tengah dalam sepekan terakhir.
1. Remaja di Tegal Tewas Usai Perang Sarung, Teman Korban Ungkap Kesaksian Mengerikan
Baca Juga:Marak Perang Sarung, 8 Remaja di Bogor Diamankan Tim Kujang Karena Bawa Senjata Tajam
![Jenazah korban di RSUD dr Soeselo Slawi Kabupaten Tegal. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/11/46692-perang-sarung.jpg)
Perang sarung antar kelompok remaja yang terjadi di Kabupaten Tegal berujung tewasnya Catur Setiawan (16), seorang siswa sebuah SMK negeri. Korban disebut dikeroyok sebelum tewas.
Salah seorang teman korban yang ikut dalam perang sarung pada Minggu (10/4/2022) dini hari itu, Dwi menuturkan, perang sarung diikuti belasan orang dari Kelurahan Procot dan Kagok, Kecamatan Slawi.
2. Masjid Kauman Semarang Dipadati Ratusan Jemaah Setiap Ramadhan yang Mengikuti Semaan Alquran
![Ratusan warga dari berbagai daerah memadati Masjid Kauman, Semarang mengikuti Semaan Alquran. (12/4/2022). [Suara.com/Anin Kartika]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/12/88711-semaan-alquran.jpg)
Masjid Agung Semarang atau yang kerap dikenal dengan Masjid Kauman, selalu dipadati ratusan jemaah setelah dzuhur setiap bulan Ramadhan.
Baca Juga:Tak Mau Perang Sarung Makan Korban, Hengky Kurniawan Minta TNI dan Polri Lakukan Ini
Ratusan jemaah tersebut datang dari berbagai daerah dan mayoritas merupakan lansia, mereka datang untuk mengikuti Semaan Alquran di masjid yang terletak di kawasan Alun-alun Semarang tersebut.