facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh! Dua Orang Kakak Beradik di Demak Meninggal Usai Makan Tempe Bacem, Ini Kronologinya

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:22 WIB

Duh! Dua Orang Kakak Beradik di Demak Meninggal Usai Makan Tempe Bacem, Ini Kronologinya
Ilustrasi jenazah. Dua kakak beradik di Kabupaten Demak meninggal dunia usai menyantap tahu bacem pada Selasa (2/8/2022) kemarin. [Shutterstock]

Dua kakak beradik di Kabupaten Demak meninggal dunia usai menyantap tahu bacem pada Selasa (2/8/2022) kemarin

SuaraJawaTengah.id - Dua kakak beradik di Kabupaten Demak meninggal dunia usai menyantap tahu bacem pada Selasa (2/8/2022) kemarin. 

Kejadian tragis tersebut dialami Nunziah (24) dan Nurul Afiyah (20) warga Dukuh Krajan Barat, Desa Weding Kecamatan, Bonang. 

Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, mengatakan telah menerima laporan orang meninggal yang diduga akibat keracunan. 

"Kita telah mengamankan sejumlah barang bukti sisa makanan atau minuman yang dikonsumsi oleh korban. Serta pakaian yang terkena muntahan korban," kata Budi, Jumat (5/8/2022).

Baca Juga: Kebakaran Pabrik Pupuk di Demak, Asap Sampai Semarang

Ia menerangkan, kejadian itu bermula saat, kedua korban memakan tempe yang dibeli dari warung milik tetangga korban. 

Tempe itu diolah menjadi tempe bacem.Namun, naas usai memakan tempe tersebut, keduanya kemudian muntah-muntah.

"Masakan tersebut dimakan oleh satu keluarga. Dua korban kemudian muntah-muntah, sedangkan saksi 1 dan saksi 2 tidak muntah-muntah," jelasnya. 

Setelah muntah, lanjut Budi, korban langsung dibawa ke RSUD Demak dan pukul 11.30 WIB korban 1 dinyatakan meninggl dunia lalu disusul korban kedua pukul 15.30 WIB. 

Atas kejadian itu, polisi kemudian melalukan uji laboratorium terhadap makanan dan muntahan kedua korban untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Polisi Pastikan Kebakaran Pabrik Pupuk di Demak Tidak ada Korban Jiwa

"Kami sudah mengirim sampel makanan dan minuman yang di konsumsi korban ke Labfor (laboratorium forensik) Polda Jateng, untuk hasil masih menunggu," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait