Duh! BBM Naik, Sopir Angkot Kota Magelang Tombok Bensin Rp35 Ribu Sehari: Hidup Segan Mati Tak Mau

Sopir angkutan kota di Kota Magelang terpaksa menombok untuk menutup pengeluaran membeli bahan bakar minyak (BBM)

Budi Arista Romadhoni
Senin, 05 September 2022 | 13:52 WIB
Duh! BBM Naik, Sopir Angkot Kota Magelang Tombok Bensin Rp35 Ribu Sehari: Hidup Segan Mati Tak Mau
Suasana angkutan kota yang mangkal di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Magelang. [Suara.com/ Angga Haksoro Ardi]

“Tarif angkutan itu bisa dikatakan 40 persen dari faktor biaya bahan bakar minyak. Jadi biaya operasional kendaraan itu jadi dasar Wali Kota membuat surat keputusan besaran tarif,” ujar Candra.

Penentuan kenaikan tarif juga harus mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat. Jangan sampai kenaikan tarif menyebabkan masyarakat keberatan, sehingga pindah ke angkutan pribadi atau tidak lagi menggunakan angkutan umum.

Untuk meringankan beban awak angkutan kota akibat kenaikan harga BBM, Dishub Magelang akan memberikan satu kali subsidi bensin sebanyak 40 liter. Sopir angkot juga akan menerima bantuan servis gratis dan penggantian sejumlah onderdil mobil.

Sambil menunggu surat keputusan resmi dari Wali Kota Magelang, para sopir sudah boleh menyosialiasikan kenaikan tarif angkutan kota.

Baca Juga:BBM Subsidi Naik, Pedagang di Boyolali Akui Harga Kebutuhan Masih Naik Turun

“Kalau nanti penumpang tetap nggak mau bayar (sesuai tarif baru), saya wanti-wanti jangan sampai nanti dipaksa. Kalau dipaksan nanti hubungannya dengan hukum.”

Sedikitnya terdapat 335 kendaraan angkutan kota yang terdaftar di Kota Magelang. Jumlah kendaraan itu terbagi dalam 12 jalur trayek yang beberapa diantaranya bersinggungan dengan wilayah Kabupaten Magelang.

Kontributor : Angga Haksoro Ardi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini