BMKG Siaga! Potensi Bencana Hidrometeorologi Ancam Jateng Selatan Saat Musim Kemarau

BMKG mengimbau warga Jateng bagian selatan untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Ronald Seger Prabowo
Minggu, 07 Juli 2024 | 09:54 WIB
BMKG Siaga! Potensi Bencana Hidrometeorologi Ancam Jateng Selatan Saat Musim Kemarau
Petugas gabungan mengerahkan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertimbun material longsoran di Dusun Sawangan, Desa Kaliori, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Purbalingga, akibat hujan lebat yang terjadi pada hari Minggu (14/4/2024). [ANTARA/HO-BPBD Purbalingga]

SuaraJawaTengah.id - BMKG mengimbau warga Jateng bagian selatan untuk mewaspadai bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap Teguh Wardoyo menjelaskan, bencana alam itu berpotensi terjadi seiring dengan peningkatan curah hujan pada musim kemarau.

"Saat sekarang memang sudah memasuki musim kemarau, namun masih sering terjadi hujan," kata Teguh dilansir dari ANTARA, Minggu (7/7/2024).

Ia mengatakan berdasarkan data yang dirilis BMKG, ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan curah hujan pada musim kemarau di berbagai wilayah Indonesia.

Baca Juga:Cuaca di Jawa Tengah: Semarang dan Sekitarnya Masih Berpotensi Diguyur Hujan

Khusus di wilayah Jateng, kata dia, peningkatan curah hujan lebih dipengaruhi oleh aktivitas gelombang atmoster Rossby Ekuatorial terpantau aktif di beberapa wilayah Indonesia termasuk Jawa, serta Madden Julian Oscillation (MJO) berada pada fase 3 (Indian Ocean) yang berkontribusi terhadap pembentukan awan hujan di wilayah Indonesia.

Selain itu, daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) lain juga terlihat memanjang dari Laut Jawa hingga Lampung-Sumatera Selatan dan Jawa Tengah hingga Jawa Barat-Banten yang mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Serta peningkatan kecepatan angin hingga mencapai lebih dari 25 knot terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa yang mampu meningkatkan tinggi gelombang di wilayah sekitar perairan tersebut.

Intrusi udara kering dari belahan bumi selatan melintasi wilayah perairan selatan Jawa Tengah-Jawa Timur yang mampu mengangkat uap air basah di depan batas intrusi menjadi lebih hangat dan lembab di sebagian Jawa dan Laut Jawa, serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal di wilayah Jateng.

"Oleh karena itu, hujan dengan intesitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih berpotensi terjadi di wilayah Jawa Tengah khususnya Jateng bagian selatan," paparnya.

Baca Juga:Waspada! Pulau Jawa Berpotensi Diguyur Hujan Lebat pada 3 Juli 2024, Ini Penjelasan BMKG

Terkait dengan hal itu, dia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di beberapa wilayah seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Khusus untuk daerah rawan bencana hidrometeorologi, kata dia, diimbau agar tetap waspada terhadap dampak yang ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak