Bagi Pelaku UMKM, Rumah BUMN Rembang Jadi Oasis di Padang Pasir

Rumah BUMN Rembang terus melakukan upaya dalam mengangkat para pelaku UMKM

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 16 Agustus 2024 | 09:56 WIB
Bagi Pelaku UMKM, Rumah BUMN Rembang Jadi Oasis di Padang Pasir
Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengikuti pelatihan di Rumah BUMN Rembang. (Istimewa/Rumah BUMN Rembang)

SuaraJawaTengah.id - Rumah BUMN Rembang saat ini sudah menjadi tempat bernaung bagi banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Rembang. Rumah BUMN Rembang getol melakukan beragam pendampingan bagi UMKM setempat.

Koordinator Rumah BUMN Rembang, Achmad Ghufron Nurrosyid, mengatakan pihaknya rutin menggelar pelatihan empat kali dalam sebulan. Selain itu, ada juga program pendampingan UMKM Kokoh yang merupakan program inkubasi bisnis untuk UMKM berdurasi satu tahu.

Program ini dibagi menjadi beberapa kategori UMKM, yaitu modern, digital, online, dan global. Setiap kelas memiliki kebutuhan yang berbeda-beda sesuai kapasitas pelaku UMKM.

Sebelum program berjalan, pihaknya melakukan kurasi kemudian memberikan pelatihan yang mereka butuhkan. Setelah mampu mengikuti rangkaian program inkubasi kemudian dipilih tiga UMKM terbaik untuk diberi penghargaan. Hingga ini, pihaknya telah meloloskan dua angkatan program inkubasi yang tergabung dalam komunitas UMKM Kokoh.

Baca Juga:Semen Gresik Pabrik Rembang Gelar Jalan Sehat Bersama Ratusan Karyawan, Peringati 4 Tahun Core Values Akhlak BUMN

"Mereka mempunyai awareness yang tinggi dan kemudian menularkan apa yang mereka dapat. Dan akhirnya komunitas ini menjadi penggerak Rumah BUMN Rembang," ujar Achmad, Rabu (14/8/2024).

Kisah Sukses

Salah satu pelaku UMKM di bawah naungan Rumah BUMN Rembang yang sudah merasakan kesuksesan adalah Ummi Salamah. Ia kini sukses memproduksi jamu instan hingga laris manis ke seluruh Indonesia.

Ribuan kemasan jamu instan bermerek Akar Jawi bikinannya mampu terjual setiap bulannya. Perempuan 40 tahun ini menjadi salah satu binaan dari Rumah BUMN Rembang yang dikelola PT Semen Gresik sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG). Ummi merintis produk jamu sejak 2014 lalu.

Awalnya, Ummi berdagang masker atau lulur tradisional. Karena terkendala perizinan dan tenaga ahli, dia  mencoba membuat produk lain dan akhirnya memutuskan untuk berdagang jamu.

Baca Juga:Menelusuri Jejak Budaya Tionghoa, Ini 4 Klenteng Bersejarah di Rembang

Sebelum mempunyai produk jamu instan, Ummi awalnya menjual jamu siap minum. Karena banyaknya permintaan konsumen dari luar kota, salah satu pelaku UMKM sukses di Rembang ini kemudian berinovasi membuat jamu instan yang lebih tahan lama.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini