Infak serba Rp10 ribu salah satunya disalurkan untuk menyediakan beras di 15 pondok pesantren dan panti asuhan di sekitar Muntilan dan Magelang.
Membantu Masjid Lain
Infak juga dialokasikan untuk membantu membayar listrik bulanan 50 masjid dan musala. Bangun menduga program ini satu-satunya di Indonesia.
Dari infak Rp10 ribu per jemaah, terkumpul sekitar Rp2 juta. “Kami cari masjid atau musala di pelosok atau pegunungan karena biasanya jarang ada infaknya. Rata-rata Rp25 ribu sampai Rp50 ribu. Itu mereka sudah merasa sangat terbantu.”
Baca Juga:Formasi Seleksi CPNS Pemerintah Kota Magelang Tahun 2024
Alasan pengurus masjid Khoiru Ummah membantu operasional masjid lain karena seluruh masjid adalah rumah Allah. Kebanyakan takmir masjid beranggapan, infak di masjid satu tidak boleh dipakai untuk membantu masjid lainnya.
“Meskipun surplus saldo sampai ratusan juta bahkan miliaran, tapi ada masjid lain yang tidak bisa bayar listrik didiamkan saja. Egois. Padahal ini kan sama-sama rumah Allah.”
Pengurus masjid Khoiru Ummah berencana menyiapkan program wakaf pondok lansia dan biskop mini yang diperuntukan bagi anak-anak muda. Bioskop nantinya akan memutar film-film dakwah.
“Kita harus menuju masjid go digital. Dakwah tidak boleh terbatas pada satu kampung. Harapannya menjangkau seluruh Indonesia. Dari Muntilan untuk Indonesia,” kata Bangun.
Kontributor : Angga Haksoro Ardi
Baca Juga:Tak Hanya Candi Borobudur, Wisata Sekitar Magelang Juga Diharapkan Bisa Berkembang Pesat