BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang di Jawa Tengah, Warga Diminta Waspada

BMKG peringatkan potensi hujan lebat disertai kilat/angin kencang di Semarang, terutama sore-malam (1/4/2025). Waspada banjir, longsor, pohon tumbang, & gelombang tinggi.

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 01 April 2025 | 09:10 WIB
BMKG Peringatkan Hujan dan Angin Kencang di Jawa Tengah, Warga Diminta Waspada
Ilustrasi hujan lebat di sejumlah daerah di Jawa Tengah. [ANTARA]

Wilayah yang diprediksi mengalami gelombang tinggi antara lain Laut Cina Selatan, Laut Flores, Laut Banda, Laut Timur, dan Laut Arafuru. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat, terutama nelayan dan operator transportasi laut, untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di perairan tersebut.

Selain itu, masyarakat di pesisir Lampung dan Maluku Tengah juga diminta mewaspadai potensi banjir rob akibat pasang air laut yang tinggi. Fenomena ini berisiko menyebabkan genangan air di daerah pesisir serta mengganggu aktivitas warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah rendah dekat garis pantai.

Dampak dan Langkah Antisipasi

Kondisi cuaca ekstrem dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari banjir, pohon tumbang, hingga gangguan lalu lintas akibat visibilitas rendah. Oleh karena itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengambil langkah-langkah antisipatif guna mengurangi risiko bencana yang dapat ditimbulkan akibat cuaca buruk ini.

Baca Juga:Gubernur Luthfi Gendong Bayi, Lepas Ribuan Pemudik Gratis ke Jateng dari Jakarta!

Beberapa langkah antisipasi yang disarankan antara lain:

  • Menghindari aktivitas di luar ruangan saat hujan lebat dan petir – Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, disarankan membawa perlengkapan seperti jas hujan dan payung.
  • Memastikan saluran air tidak tersumbat – Agar air hujan dapat mengalir dengan lancar dan tidak menyebabkan genangan atau banjir.
  • Menghindari parkir kendaraan di bawah pohon besar atau baliho – Angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang atau baliho roboh, yang dapat membahayakan keselamatan.
  • Meningkatkan kewaspadaan saat berkendara – Hujan deras dan angin kencang dapat mengurangi jarak pandang serta meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya.
  • Memantau informasi cuaca secara berkala – Warga diimbau untuk selalu memperbarui informasi prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG atau media terpercaya lainnya.

Dengan adanya peringatan dini ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi potensi cuaca ekstrem dan mengurangi risiko dampak yang ditimbulkan. BMKG juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan mitigasi bencana dapat dilakukan secara optimal di berbagai daerah terdampak.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat mengakses laman resmi BMKG atau menggunakan aplikasi BMKG Info untuk mendapatkan pembaruan cuaca secara real-time.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini