Selain evaluasi terhadap pohon-pohon di area publik, Pemkab Pemalang juga mempertimbangkan untuk memasang peringatan dini terhadap potensi bahaya pohon tumbang, terutama di lokasi yang kerap dipadati masyarakat.
BPBD dan Dinas Lingkungan Hidup juga akan meningkatkan koordinasi dengan BMKG guna memantau kondisi cuaca ekstrem yang dapat berpengaruh pada kondisi pohon di wilayah tersebut.
Selain itu, masyarakat diharapkan lebih aktif dalam berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sekitar. Ketua RW di beberapa kelurahan di Pemalang mengusulkan adanya program gotong royong untuk menilai dan melaporkan kondisi pohon-pohon tua di area pemukiman.
"Kami berharap ada kerja sama antara warga dan pemerintah dalam melakukan perawatan pohon. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali karena kelalaian," ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Baca Juga:Janjikan Jadi ABK, Perusahaan di Pemalang Tipu 49 Orang, Dirut Ditahan!
Ke depan, peristiwa ini menjadi bahan refleksi bagi semua pihak agar lebih peduli terhadap lingkungan dan potensi risikonya, terutama di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian dan aktivitas masyarakat.