BMKG dan ESDM Ungkap Fakta: Hujan Ekstrem Biang Kerok Longsor di Gunung Slamet

Longsor di Gunung Slamet murni faktor alam akibat hujan ekstrem, bukan tambang. ESDM Jateng perkuat mitigasi & tindak tegas penambang nakal.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 28 Januari 2026 | 13:15 WIB
BMKG dan ESDM Ungkap Fakta: Hujan Ekstrem Biang Kerok Longsor di Gunung Slamet
Kepala Dinas ESDM Jawa Tengah, Agus Sugiharto, saat menjelaskan kondisi longsor di Gunung Slamet pada Rabu (28/1/2026). [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Tanah longsor di lereng Gunung Slamet, Pemalang dan Purbalingga, dipastikan akibat curah hujan ekstrem, bukan aktivitas pertambangan.
  • Dinas ESDM Jawa Tengah menyatakan longsor terjadi karena tanah jenuh air pada lereng curam yang mudah menyerap air.
  • Pemerintah memperkuat mitigasi bencana dengan peringatan dini rutin serta mengancam menindak tegas pelaku tambang melanggar aturan.

Selain itu, penataan kegiatan pertambangan juga terus dilakukan, disertai surat peringatan kepada seluruh pelaku usaha tambang agar patuh pada ketentuan administratif, teknis, prinsip good mining practice, dan kaidah lingkungan hidup.

Sosialisasi kepada masyarakat di wilayah rawan bencana juga terus digencarkan, mengimbau untuk selalu waspada saat hujan lebat.

Tak hanya itu, Pemprov Jawa Tengah juga tidak akan ragu menindak tegas pelaku usaha tambang yang melanggar aturan. Prosesnya melalui tahapan pembinaan, pengawasan, pengendalian, hingga penertiban yang bisa berujung pada penghentian sementara, penghentian permanen, bahkan pencabutan izin.

Sebagai bukti keseriusan, Dinas ESDM Jawa Tengah telah mengusulkan pencabutan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) PT Dinar Batu Agung kepada Kementerian Investasi/BKPM, setelah perusahaan tersebut dinilai tidak menindaklanjuti rekomendasi perbaikan.

Baca Juga:Syafiq Ali Pendaki Hilang di Gunung Slamet Ditemukan Tewas, akan Dimakamkan Disebelah Pusara Nenek

Pemprov Jawa Tengah berharap, dengan informasi yang jelas, sistem peringatan dini yang kuat, dan penegakan aturan yang konsisten, masyarakat semakin memahami bahwa longsor adalah fenomena alam yang dapat diprediksi dan diantisipasi.

"Kami memberi perhatian serius kepada warga terdampak bencana dan akan terus memperkuat langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko serta dampak bencana di Jawa Tengah," pungkas Agus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak