- Semarang menyajikan tradisi ngabuburit Ramadan dengan tujuh lokasi takjil populer menawarkan aneka makanan dan minuman berbuka.
- Area populer mencakup Alun-Alun Masjid Agung, Pleburan, Pasar Sendang Mulyo, Jalan Sukun Raya, dan Simpang Lima.
- Pasar dadakan Masjid Agung Kauman serta Kota Lama menawarkan takjil khas Semarang bersama pengalaman sosial budaya unik.
SuaraJawaTengah.id - Semarang, sebagai salah satu kota besar di Jawa Tengah, dikenal tidak hanya sebagai pusat pemerintahan dan industri, tetapi juga sebagai kota yang menyuguhkan pengalaman berburu takjil yang kaya dan beragam selama bulan Ramadan.
Tradisi ngabuburit di Semarang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat, di mana warga datang untuk membeli aneka makanan dan minuman untuk berbuka puasa, sekaligus berkumpul bersama keluarga dan teman.
Berikut tujuh lokasi paling populer yang wajib dikunjungi ketika mencari takjil di Semarang.
1. Area Kuliner Ramadan di AlunAlun Masjid Agung Semarang
Baca Juga:Jadwal Imsak Semarang dan Sekitarnya 19 Februari 2026: Jangan Sampai Terlambat Sahur!
Salah satu lokasi yang selalu ramai setiap Ramadan adalah area sekitar Masjid Agung Semarang. Menjelang sore hari, puluhan pedagang takjil mulai berjajar menawarkan menu berbuka yang beragam, mulai dari kolak, es buah, es blewah, hingga kue tradisional seperti cenil dan lapis.
Suasana di sekitar alunalun sangat khas Ramadan karena keluarga dan anakanak sering datang untuk ngabuburit sambil memilih menu takjil pilihan mereka. Lokasi ini menjadi tempat favorit bagi warga kota yang ingin berburu takjil sambil bersiap menyambut waktu berbuka puasa.
2. Kawasan Pleburan — Surganya “War Takjil”
Kawasan Pleburan di Semarang Selatan telah lama dikenal sebagai destinasi kuliner kaki lima, terutama saat bulan Ramadan. Sepanjang sore, puluhan lapak kaki lima menjajakan takjil murah meriah yang sangat populer di kalangan mahasiswa dan warga lokal.
Menu yang tersedia sangat beragam, mulai dari jagung serut, otak-otak, kentang goreng, es campur, hingga gorengan dan minuman segar. Antusiasme pengunjung bahkan sering membuat kawasan ini padat menjelang waktu berbuka, sehingga dikenal sebagai “war takjil”.
Baca Juga:Ini Jadwal Lengkap Atraksi Barongsai Imlek 2026 di Semarang
3. Pasar Sendang Mulyo
Pasar Sendang Mulyo, yang terletak di Jalan Bukit Bougenville Raya, menjadi salah satu lokasi favorit berburu takjil di kawasan Tembalang. Pasar tradisional ini berubah jadi pusat takjil setiap sore saat Ramadan.
Para pedagang menawarkan berbagai macam jajanan pasar, gorengan, lauk pauk, serta minuman segar seperti es buah dan es dawet. Bagi warga yang ingin menyiapkan menu berbuka di rumah, Pasar Sendang Mulyo juga menyediakan pilihan lauk siap santap yang bisa dibawa pulang.
4. Kawasan Jalan Sukun Raya Banyumanik
Di wilayah selatan kota Semarang, Jalan Sukun Raya menjadi pusat takjil favorit warga Banyumanik. Sepanjang jalan ini, pedagang kaki lima ramai menjual aneka minuman segar dan makanan ringan mulai sore hari.
Menu takjil seperti kolak pisang, bubur sumsum, hingga gorengan khas menjadi hidangan favorit pengunjung ketika berbuka puasa. Kawasan ini mudah dijangkau dan memberikan suasana ngabuburit yang santai sambil menunggu adzan Maghrib.