- Ruas tol Bawen-Ambarawa sepanjang 4,98 km dibuka fungsional untuk mudik 13-30 Maret 2026 guna mengurangi kepadatan di Simpang Bawen.
- Tol fungsional beroperasi pukul 06.00 sampai 18.00 WIB karena rambu dan penerangan jalan belum sepenuhnya terpasang lengkap.
- Polda Jateng juga menyiapkan layanan "valet ride" di Brebes untuk pemudik sepeda motor saat arus mudik Lebaran 2026.
SuaraJawaTengah.id - Jawa Tengah bersiap menyambut jutaan pemudik Lebaran 2026 dengan kabar gembira: ruas tol Bawen-Ambarawa akan dibuka fungsional mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026!
Langkah strategis ini diharapkan menjadi solusi ampuh untuk mengurai kepadatan lalu lintas yang kerap menjadi "neraka" bagi pemudik di Simpang Bawen, Kabupaten Semarang.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bahkan turun langsung meninjau kesiapan ruas tol yang menjadi bagian dari tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 tersebut, Selasa (10/3/2026).
"Dua (ruas tol) ini kita fungsionalkan agar tidak terjadi black spot maupun trouble spot. Biasanya pada puncak arus mudik itu Bawen crowded (ramai)," kata Luthfi di Gerbang Tol Ambarawa usai peninjauan.
Baca Juga:Fakta Sejarah dan Tradisi Mudik Lebaran 2025 yang Jarang Diketahui
Selain ruas Bawen-Ambarawa, ruas tol Solo-Yogyakarta sampai Prambanan juga akan difungsikan, menunjukkan komitmen Pemprov Jateng untuk memastikan kelancaran arus mudik.
Ruas tol Bawen-Ambarawa yang memiliki panjang sekitar 4,98 kilometer ini, membentang dari exit tol Bawen sampai exit tol Ambarawa. Untuk arus mudik, jalur A (arah Bawen menuju Ambarawa) akan dioperasionalkan secara fungsional mulai 13 Maret. Sementara itu, untuk arus balik, jalur B (Ambarawa-Bawen) akan ikut dibuka secara fungsional mulai 23 Maret.
Meskipun dibuka fungsional, ada beberapa catatan penting bagi pemudik. "Dikarenakan rambu dan penerangan jalan belum lengkap, maka fungsional tol tidak 24 jam,” kata Luthfi.
Rencananya, waktu operasional tol fungsional ini hanya dari pukul 06.00 sampai 18.00 WIB. Dua pos pengamanan akan didirikan di exit tol Bawen dan exit tol Ambarawa, dijaga oleh petugas Dinas Perhubungan dan Kepolisian, siap membantu pemudik.
Tak hanya tol, Gubernur Ahmad Luthfi juga membeberkan kesiapan jalur Pantura Jateng. Rapat koordinasi lintas sektoral telah dilakukan, dan Polda Jateng bahkan menyiapkan inovasi layanan "valet ride" untuk pemudik roda dua.
Baca Juga:Arus Mudik Meningkat, Tol Kalikangkung-Bawen Diperlakukan One Way
"Jadi nanti di Brebes Polda sudah menyiapkan truk untuk mengangkut sepeda motor, orangnya diangkut pakai bus sampai tujuan. Itu dilakukan karena titik jenuh pemudik sepeda motor adalah begitu masuk Jateng," katanya.
Luthfi juga tak lupa mengimbau masyarakat untuk "hati-hati di jalan. Tidak usah tergesa-gesa saat berkendara dan apabila lelah langsung istirahat di rest area atau keluar tol." Sebuah pesan sederhana namun krusial: "Hati-hati karena keluarga menunggu di rumah," imbaunya.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Tengah, Arief Djatmiko, menegaskan bahwa fungsional tol Bawen-Ambarawa ini akan sangat membantu mengurangi kemacetan di Simpang Bawen.
"Itu kan padat sekali. Nanti akan dilakukan rekayasa lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan dan penumpukan di sana. Sebagian memang akan diarahkan ke sini terutama yang menuju Magelang dan Jogja sehingga tidak keluar di exit tol Bawen," jelasnya, memberikan gambaran strategi rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan.
Sementara itu, kesiapan jalan di Jawa Tengah secara keseluruhan terus digenjot. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Henggar Budi Anggoro menjelaskan bahwa pemantapan jalan terus dikebut. Lubang-lubang jalan ditutup untuk menjamin keselamatan pengguna jalan.
"Untuk jalan Semarang-Godong yang terputus sudah dilakukan pengecoran, tinggal menunggu kering. H-7 nanti sudah siap dilalui kendaraan," katanya.