- Kecelakaan beruntun melibatkan bus PO Haryanto dan lima mobil di Tol Batang pada Minggu, 15 Maret 2026, pukul 15.45 WIB.
- Insiden di KM 361+600 Jalur A Tol Trans Jawa ini diduga karena sopir bus tidak menguasai kendaraan.
- Meskipun melibatkan enam kendaraan, seluruh penumpang dilaporkan selamat tanpa adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Bus yang melaju di lajur kiri tersebut pertama kali menabrak mobil Wuling Alves. Setelah itu kendaraan besar tersebut terus menghantam beberapa mobil lain di depannya.
Karena kondisi jalan lurus dan cuaca cerah, dugaan sementara mengarah pada faktor pengemudi yang tidak mampu menguasai kendaraan.
Namun penyebab pasti kecelakaan masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.
4. Mobil Politikus I Gede Pasek Suardika Ikut Terlibat
Baca Juga:Usai Kecelakaan Maut Bus Rosalia Indah, Kakorlantas Imbau Perusahaan Bus
Salah satu kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini adalah mobil listrik Chery J6 yang ditumpangi pengacara sekaligus Ketua Majelis Agung Partai Kebangkitan Nusantara, I Gede Pasek Suardika.
Saat kejadian, pria yang akrab disapa GPS tersebut sedang melakukan perjalanan dari Jakarta menuju Solo.
Mobil tersebut dikemudikan oleh putrinya, Putu Devi Narasari. Ia baru sekitar setengah jam mengemudi setelah sebelumnya berhenti di rest area wilayah Pekalongan.
Namun tiba tiba bus datang dari arah belakang dan menabrak kendaraan mereka.
Benturan keras tersebut bahkan menyebabkan ban kanan mobil pecah sehingga kendaraan tidak dapat melanjutkan perjalanan dan harus diderek.
Baca Juga:Polisi Selidiki Kecelakaan Bus di Tol Pemalang yang Sebabkan 2 Orang Meninggal
5. Putri Gede Pasek Sempat Syok Setelah Benturan
Akibat benturan keras tersebut, Putu Devi Narasari sempat mengalami syok dan trauma.
Ia bahkan sempat menangis karena baru pertama kali mengalami kecelakaan di jalan tol.
Gede Pasek kemudian membantu menenangkan putrinya dan memandu untuk menepikan kendaraan setelah tabrakan terjadi.
Meski mobil mengalami kerusakan cukup parah, keduanya dipastikan selamat tanpa mengalami luka.
Saat ini kendaraan tersebut masih dititipkan di pos tol milik Jasa Marga di wilayah Batang.