- Jalan Gajahmada di Semarang kini populer sebagai Blok GM, yakni pusat tongkrongan baru bagi anak muda setempat.
- Julukan Blok GM muncul dari aktivitas komunitas otomotif dan banyaknya kedai kopi yang buka selama 24 jam.
- Kawasan ini menjadi ruang sosial bagi anak skena untuk mengekspresikan gaya hidup dan bersantai di tengah kota.
SuaraJawaTengah.id - Jalan Gajahmada di Semarang tak hanya berdenyut sebagai pusat ekonomi. Kawasan ini telah menjadi tempat favorit anak-anak skena untuk nongkrong, berbagi cerita, dan mengekspresikan gaya hidup mereka di tengah keramaian kota.
Beberapa tahun belakangan, orang-orang mulai menyebut kawasan ini Blok GM, singkatan dari Jalan Gajahmada. Tempat ini meniru suasana Blok M Jakarta yang legendaris, jadi spot asik buat anak-anak skena nongkrong, ngobrol dan santai bareng teman.
Julukan Blok GM memang pas. Sepanjang jalan tersebut berbaris deretan coffee shop buka 24 jam memberi anak-anak skena kebebasan nongkrong di pinggir jalan. Suasana perkotaan yang ramai ini membuat mereka betah santai sekaligus tampil kekinian, mirip vibe yang ada di Blok M.
Warga Genuk, Samuel (17) mengaku sering nongkrong di coffee shop kawasan Blok GM. Menurutnya, lokasi yang berada di pusat kota dan suasananya yang ramai membuat tempat ini terasa asik untuk bersantai.
Baca Juga:Miris! Sopir Truk Kawasan Industri Terboyo Keluhkan Iuran Pemeliharaan Tapi Jalannya Banyak Rompal
"Hampir setiap malam (nongkrong) di Blok GM, seru aja ngopi sambil melihat orang lewat atau kendaraan yang lalu lalang," ucap Samuel saat ditemui Suara.com Rabu (1/4/26) malam.
Pelajar SMA tersebut mengaku baru mendengar istilah Blok GM sekitar setahun terakhir. Julukan itu lahir seiring menjamurnya coffee shop di sepanjang Jalan Gajahmada dan menjadi ruang yang seru buat nongkrong.
Meski Blok GM sering disebut sebagai replika Blok M, Samuel enggan mengiyakan. Baginya, sulit membandingkan karena dia belum pernah nongkrong maupun melihat langsung suasana di Blok M.
"Paling ramai itu pas malam minggu, hampir semua coffee shop di Blok GM penuh. Banyak anak muda nongkrong bareng teman atau sama pasangan. Kalau saya sih, nongkrong karena sering bosan di rumah," imbuhnya.
Dunia Anak Skena di Blok GM
Baca Juga:6 Fakta Misteri Hilangnya Nenek Wakijem, Lansia 84 Tahun Tersesat di Hutan
Setiap malam, Blok GM tampil dengan wajah baru. Kawasan ini berubah menjadi arena bagi anak-anak skena mengekspresikan diri lewat fesyen, simbol gairah dan energi khas anak muda.
Luluk, seorang karyawan swasta yang sering nongkrong dan bekerja di coffee shop Blok GM, mengaku terkejut melihat banyak anak skena berkumpul di sana. Menurutnya, pemandangan seperti ini jarang ditemui di lain Kota Semarang.
"Kalau malam, Blok GM benar-benar jadi pusat tongkrongan anak muda dengan penampilan atau fesyennya. Banyak yang memakai celana slayer dan kaos oversize, benar-benar skena banget," ucapnya.
Menurut Luluk, walaupun berada di pusat kota, harga kopi di coffee shop di kawasan Blok GM masih terjangkau. Hal ini mungkin menjadi magnet tersendiri bagi anak-anak skena yang masih pelajar untuk nongkrong.
Di Kota Lumpia, mencari coffee shop atau tempat nongkrong sebenarnya gampang, ada banyak di Tembalang, Papandayan, Ngaliyan, hingga Pleburan. Tapi suasana perkotaan yang hidup membuat Blok GM tetap jadi favorit anak muda untuk nongkrong.
"Kalau untuk nongkrong sambil kerja, saya lebih suka datang di siang atau sore. Malam hari atau akhir pekan itu kawasan Blok GM sangat ramai," imbuhnya.