UMP Jogja Masih Rendah, Buruh Lelah Suarakan Kenaikan Upah dan Kesejahteraan saat May Day

Buruh di Yogyakarta kembali demo saat May Day menuntut kenaikan upah agar sesuai KHL. Upah minimum saat ini dinilai jauh dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup layak

Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 01 Mei 2026 | 16:43 WIB
UMP Jogja Masih Rendah, Buruh Lelah Suarakan Kenaikan Upah dan Kesejahteraan saat May Day
Ratusan buruh berunjukrasa pada peringatan May Day di Tugu Jogja dan Titik Nol Km, Jumat (1/5/2026) [Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]
Baca 10 detik
  • Ratusan buruh di Yogyakarta menggelar unjuk rasa pada 1 Mei 2026 untuk menuntut kenaikan upah serta kesejahteraan.
  • Pekerja mendesak pemerintah agar upah minimum segera disesuaikan dengan standar kebutuhan hidup layak sebesar empat juta rupiah.
  • Buruh menuntut penghapusan sistem kontrak dan revisi undang-undang ketenagakerjaan demi menjamin perlindungan serta kesejahteraan pekerja yang lebih baik.

SuaraJawaTengah.id - Peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei atau May Day di Yogyakarta kembali diwarnai aksi unjukrasa. Ratusan buruh dan pekerja melakukan aksi unjukrasa di sejumlah titik, Jumat (1/5/2026).

Tuntutan kenaikan upah dan peningkatan kesejahteraan pekerja masih jadi isu yang disuarakan dalam aksi Hari Buruh tahun ini. Sebab bagi sebagian besar buruh dan pekerja, persoalan ini bukan hal baru. 

Mereka mengaku sudah bertahun-tahun menyuarakan tuntutan yang sama. Namun perubahan yang dirasakan masih sangat minim.

Di Yogyakarta misalnya, kondisi tingginya biaya hidup dengan upah yang minimum dirasakan para pekerja. Sebut saja Wahyudi, pekerja servis mesin jahit salah satu toko.

Baca Juga:Marak Ancaman Siber, Banyak Pelajar Tak Tahu Jogja Punya Museum Sandi Satu-satunya di Indonesia

Ia mengaku penghasilan yang ia terima belum cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga harus mencari tambahan dengan membuka jasa servis mesin jahit keliling.

"UMR Jogja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jadi saya harus cari tambahan dengan servis mesin keliling," ujarnya.

Dalam sekali servis, Wahyudi biasanya mendapat bayaran antara Rp20 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung tingkat kerusakan mesin jahit yang diperbaiki. Namun panggilan servis tidak selalu datang setiap hari.

"Seminggu panggilan servis tidak lebih dari lima kali," katanya.

Pendapatan tambahan yang tidak menentu itu membuat kondisi ekonomi keluarganya tetap pas-pasan. Namun warga Bantul ini tetap menjalani pekerjaan tersebut demi menutup kebutuhan rumah tangga yang terus meningkat.

Baca Juga:Demo Buruh Semarang Dibajak, Akademisi Kecam Anarkisme Saat Peringatan May Day

"Ya mau gimana lagi, demo juga tidak didengar-dengar selama ini," ungkapnya.

Sementara Ketua Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) DIY, Irsyad Ade Irawan, mengatakan upah buruh di DIY hingga kini memang masih jauh dari standar kebutuhan hidup layak (KHL).

Karenanya selama ini aksi buruh dalam peringatan May Day bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk desakan agar pemerintah benar-benar memperhatikan kesejahteraan pekerja.

"Setiap tahun buruh menyuarakan hal yang sama, yaitu kenaikan upah dan perlindungan kerja yang lebih baik. Tetapi kenyataannya, upah di Yogyakarta masih belum mampu memenuhi kebutuhan hidup layak," tandasnya.

Berdasarkan survei internal serikat buruh, kebutuhan hidup layak di Yogyakarta saat ini diperkirakan berada di kisaran Rp4 juta per bulan.

Angka tersebut dinilai masih cukup jauh dari upah minimum yang berlaku saat ini saat semua kabupaten/kota menerapkan Upah Minimum Propinsi (UMP) DIY yang hanya sebesar Rp 2.417.495.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak