SuaraJawaTengah.id - Dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan satu keluarga yang terjadi di Desa Pasinggangan Kecamatan/Kabupaten Banyumas, saksi Rasman (62) mengaku kali pertama menemukan tengkorak dan kerangka satu keluarga yang terkubur selama lima tahun di halaman rumah tersangka.
"Awal mula penemuan tengkorak itu, saya sedang bekerja untuk bersih-bersih lokasi kejadian. Sewaktu menyangkul di tempat tersebut saya mengenai kain warna hitam, lalu saya tarik saja. Awalnya ya kaget terus bingung. Saya pikir itu tengkorak kucing, tapi kok besar. Jadi saya sedikit curiga," kata Rasman saat memberikan kesaksian di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas pada Rabu (22/1/2020).
Lantaran merasa ada yang aneh, akhirnya Rasman, kembali mengubur temuannya tersebut. Pun ia mengaku hanya menemukan satu tengkorak yang utuh, sedangkan ketiga lainnya sudah ditemukan dalam kondisi tak sempurna.
"Selain tengkorak juga saya menemukan banyak kerangka yg dibalut baju. Di dalam salah satu baju itu ada HP dan korek," lanjutnya.
Usai kejadian temuan itu akhirnya Rasman melapor kepada Kadus lalu diteruskan kepada babinsa setempat.
Diberitakan sebelumnya Kasus pembunuhan yang melibatkan tersangka Minah dan ketiga anaknya terhadap tiga saudara kandung dan seorang keponakan terjadi pada 9 Oktober 2014. Semua tersangka maupun korban merupakan anak dan cucu dari Misem, warga Dusun Karanggandul Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
Kasus tersebut baru terungkap sekitar lima tahun, saat seorang tetangga bersih-bersih di belakang rumah Misem, yang menjadi tempat penguburan mayat para korban.
Ketiga terdakwa Irvan Firmansyah (32) alias Irvan dan Achmad Saputra (27) alias Putra dan Saminah (53) alias Minah dikenakan pasal pokok 340 subsidernya pasal 338, kedua pasal 363, dan ketiga pasal 181 KUHP. Irvan dan Putra di juncto kan dengan pasal 55 karena mereka bersama-sama, sedangkan untuk terdakwa Minah di juncto kan ke pasal 56.
Sedangkan untuk terdakwa Sania Roulitas (37) alias Sania, kata Antonius, didakwa Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP dan Pasal 480 Ayat (1) dan (2) KUHP Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.
Baca Juga: Sepuluh Saksi Dihadirkan dalam Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas
Kontributor : Anang Firmansyah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin