SuaraJawaTengah.id - Sedikitnya 10 warga Kelurahan Kober, Kecamatan Purwokerto Barat, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dinyatakan positif terinfeksi virus corona covid-19.
Seperti dikutip Suara.com dari Terkini.id, Sabtu (18/4/2020), satu di antara sepuluh warga positif corona tersebut melakukan salat berjemaah di masjid bersama yang lain.
Setelah mengikuti tes cepat, jemaah tersebut diketahui positif terinfeksi virus corona.
Pemkab Banyumas lantas melacak jejak interaksi pasien nomor satu tersebut. Didapatkan, terdapat 40 orang lain yang berinteraksi dengannya.
Sebanyak 40 orang itu lantas diiikutkan rapid test corona, hasilnya 10 di antaranya ikut terpapar corona.
“Kami sudah tes 40 orang, hasilnya 10 orang positif," kata Bupati Banyumas Achmad Husein.
Dia menjelaskan, satu pasien yang lebih dulu dinyatakan positif corona ternyata sempat mengikuti tablig akbar Ijtima Ulama di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Sepulang dari Gowa, pasien tersebut ternyata tetap berinteraksi, salah satunya salat berjemaah di masjid sehingga menularkan ke yang lain.
“Jadi awalnya hanya satu positif. Dia ikut tablig di Gowa. Walau tablignya batal, dia sudah berangkat ke sana," kata Achmad.
Baca Juga: Update Corona Sabtu 18 April: Pasien Positif Covid-19 Tembus 6.248 Orang
Ia mengatakan, terdapat tiga klaster yang masih berpotensi menjadi episentrum penyebaran covid-19 di Banyumas. Salah satunya klaster Kober.
Klaster Kober, kata dia, hanya satu contoh seorang jemaah tablig akbar Gowa menjadi pemicu penyebaran virus corona di Banyumas.
Kekinian, Achmad mengungkapkan terlah terdata 38 warganya mengikuti tablig di Gowa. Kekinian, mereka tersebar di sejumlah kecamatan.
Berita Terkait
-
Tersangka Penolakan Jenazah Covid-19 di Banyumas Bertambah Jadi Empat Orang
-
Belasan Jemaah Ijtima Ulama dari Gowa Pulang ke Banyumas Positif Corona
-
Kasus Penolak Jenazah Corona, Apakah Polisi Akan Periksa Bupati Banyumas?
-
Pembunuh Satu Keluarga karena Tanah Warisan di Banyumas Dituntut Mati
-
3 Warga Banyumas Kumpulkan Massa untuk Menolak Pemakaman Jenazah Corona
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
PSIS Diuji Mental di Laga Perdana Championship, PSPS Datang dengan Modal Dua Pekan di Semarang
-
Wartawan Diusir Saat Liput Kasus Keracunan MBG di Rembang, PWI Jateng Buka Suara
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur dan Minim Sinyal, Kepala Unit BRI Temui Pelaku UMKM
-
Keracunan Massal Program Makan Bergizi Gratis di Pati Meluas, Tiga Sekolah Terdampak
-
Perkuat Investasi Berbasis ESG, DPLK BRI Sabet Kehati ESG Award 2026