SuaraJawaTengah.id - Sayembara biasa terjadi untuk menemukan saudara, atau kerabat terdekat. Sudah jarang juga terdapat sayembara yang memberikan imbalan sangat besar.
Di Ungaran Kabupaten Semarang digegerkan dengan sayembara untuk menemukan merpati kesayangan pemeliknya.
Hadiahnya cukup besar. Untuk yang menemukan diberikan imbalan Rp10 juta, dan yang ngasih tau lokasi tempatnya diberikan imbalan Rp3 juta.
Sayembara tersebut ramai di media sosial facebbok di grup UNGARAN. Pengunggahnya adalah Aripin.
"Ijin pos lagi min, karena masih belum ketemu.. Sapa tau jadi rejeki yg menemukan ada imbalan naik menjadi 10jt.. Bagi yg menemukan dan memiliki ciri2 yg sama persis bisa hubungi cp yg ada d brosur atau bisa japri saya d 081215860059 untuk memastikan keaslian burung tersebut," tulis Aripin pada dinding facebook di Grup Ungaran pada (11/10/2020).
Dalam poster juga dituliskan pengumuman secara langkap. Ciri-ciri burung merpati itu Warna Plangkok Merah, Kiri mata jawa, kanan mata putih
Utasan tersebut mendapatkan respon positif dari warganet. Ada yang ingin tidak dibayar jika menemukan burung tersebut.
"Nek nemu tak serahke Gratissss....tiss... Aku 100% niat nulung lillahita'ala wae," tulis Sugih Arto Abadi Lestari
Akun dengan nama Jiyanto, juga mengaku akan menyerahkan secara gratis.
Baca Juga: Berkedok Bantu Anak Yatim, ATM Pensiunan ASN Ini Dikuras Komplotan Penipu
"Nek nemu tak serahke Gratissss....Aku butuh seduluran wae."
Namun ada juga yang memberikan komentar lucu.
"Mantab coy.... bojo ilang we ra sampe disayembarakke..," tulis Vathan Taneer
Agung Wibowo juga menanyakan, kenapa burung tersebut imbalannya sangat besar?
"Doro opo to kui kok larang men? Aku tuku sak jodo 200 neng pon ponan yo warnane ngono kui."
Sementara ada juga yang mendoakan, semoga burung yang hilang tersebut segera ditemukan.
Berita Terkait
-
Termasuk di Jateng, Swab Test yang Dilakukan di Puskesmas Gratis
-
Tragis! Ngatirah Sudah Bayar Lunas Tanahnya, Tapi Tetap Digusur
-
Duh Kasihan! Penjual Soto di Solo Tertular Covid-19 dari Pelanggannya
-
648 Santri Terpapar Covid-19, Klaster Ponpes dan Sekolah Perlu Diantisipasi
-
Kisah Gindring Waste, Seniman Jalanan Brutal Tapi Takwa
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Holding UMi Genap 5 Tahun, BRI Perluas Ekosistem Keuangan untuk Masyarakat
-
Kafilah Maluku Utara Terkesan, Ungkap Sisi Lain Keramahan Warga Jateng di MTQ Nasional 2026
-
Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei
-
Kembalinya MTQ Nasional ke Jateng Setelah 47 Tahun, Pawai Ta'aruf di Semarang Langsung Diserbu Warga
-
Bukan Cuma untuk Umat Islam, MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama