SuaraJawaTengah.id - Tenaga medis menjadi garda terdepan penanganan pandemi Covid-19. Pada libur panjang cuti bersama 28-30 Oktober 2020, mereka tetap bertugas menjaga penyebaran virus di destinasi wisata.
Tenaga medis Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang, Purwanti tetap memenuhi panggilan tugas, meski hari ini anaknya Roby Adiwibowo sedang berulang tahun.
Purwanti menuliskan ucapan selamat ulang tahun untuk anaknya di punggung baju hazmat yang dia kenakan. ‘HBD KAK ROBY MA2 PURWANTI’.
“Anak saya, Roby Adiwibowo hari ini ulang tahun. Hari ini, tepat 12 tahun,” kata Purwanti di lokasi rapid tes wisatawan Borobudur di Tourism Information Center (TIC), Rabu (28/10/2020).
Dia mengaku tidak menyiapkan perayaan khusus untuk anaknya.
“Tidak ada perayaan, paling cuma makan. Ya mungkin nanti menunggu setelah pulang,” katanya.
Di sebelah Purwanti, rekannya sesama tenaga medis Ratna juga menuliskan pesan menyentuh terkait kewajiban tugas yang harus dijalankan selama libur cuti bersama.
“MAAF YA NDUK, NANG LIBUR INI MAMA TUGAS NEGARA”.
Ratna mengaku terpaksa menunda rencana liburan bersama keluarga.
Baca Juga: Sempat Dicaci, Cerita Arum Nekat Beri Jasa Rias Gratis di Tengah Pandemi
“Tadinya sudah merencanakan sesuatu, jadi harus kita undur. Nggak apa-apa sih. Anak-anak sudah biasa, sudah tahu tugasnya ibunya,” kata Ratna.
Pencegahan Covid di Destinasi Wisata
Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang bersama Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, mengadakan rapid tes di jalan masuk Candi Borobudur. Mengantisipasi penyebaran Covid-19 di lokasi wisata selama libur cuti bersama 28-30 Oktober 2020.
Kepala Dinas Kesehatan Magelang, Retno Indristuti mengatakan sesuai perintah Dinkes Provinsi Jawa Tengah, rapid test digelar serempak di 7 lokasi wisata dan pintu masuk Jateng.
Rapid test diadakan di destinasi wisata Borobudur (Kab Magelang), Dusun Semilir (Kab Semarang), Dieng (Wonosobo), Owabong (Purbalingga), dan Tawangmangu (Karanganyar).
Selain itu rapid test Covid-19 juga dilakukan di pintu masuk menuju Provinsi Jawa Tengah di tol Kalikangkung (Kota Semarang) dan Terminal Pati (Kab Pati).
Berita Terkait
-
Umbar Penyakit Sifilis Pasien ke TikTok, Nakes Ini Dituding Langgar Etika
-
Drone Jatuh di Borobudur, TWC: Tak Ada Izin ke Kami
-
Liburan ke Candi Borobudur, Siap-Siap Rapid Test Covid-19
-
BRUUK! Drone Jatuh di Candi Borobudur, Tuai Banyak Protes Bisa Merusak
-
Drone Jatuh Menimpa Candi Borobudur, Pengelola Diminta Klarifikasi
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Er Deva Kembali ke Kendal Tornado FC, Bawa Pengalaman dari Timnas Indonesia U-20
-
Trauma dengan MBG, Siswa di Pati Cerita Diare 5 Kali, Kepala Pusing hingga Mimisan Usai Makan
-
Perluas Inklusi Keuangan Nasional, BRI Tegaskan Komitmen Dukung Presiden Prabowo
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG