SuaraJawaTengah.id - Dalam masa-masa kampanye pemilihan Calon Wali kota dan Wakil Wali kota Surakarta, paslon nomor urut satu Gibran Rakabuming dan Teguh Prakoso dituduh netizen melakukan praktik money politik kepada warga Solo.
Hal itu dilihat dari postingan gambar instagram yang di unggah pada Sabtu (14/11/2020) dengan tajuk 'netizen bertanya' turut mencantumkan dua akun netizen yang menuduhnya melakukan tindakan praktik money politik.
Adapun netizen itu melontarkan kritikannya kepada akun @gibran_rakabuming dengan menduga putra Presiden RI itu dalam kampanyenya melakukan tindakan yang curang.
"Wah money politik nih tlng tindak pak @bawaslusolo berani gak?," tulis akun @preman.taubat555
"Nyemprot tapi bagi amplop juga ya mas.. Baik sekali mas gibran," kata akun @irma_1185
Melihat tuduhan dari netizen, Gibran merespon dengan santai bahwasanya selama masa kampanye dirinya selalu di dampingi oleh Bawaslu.
"Maaf mas @preman.taubat555 dan mbak @irma_1185 kami hanya melakukan penyemprotan disinfektan sambil bagi2 masker dan handsanitizer. Semua kegiatan Paslon selama masa kampanye selalu didampingi bawaslu. Jika saya bagi-bagi uang pasti langsung ditegur," jelasnya menjawab tuduhan netizen.
Gibran lantas menjelaskan pembagian masker dan handsanitizer sudah sesuai aturan dari KPU agar turut membantu warga Solo terhindar dari Covid-19.
Unggahan foto tersebut turut dikomentari oleh netizen, mereka ramai-ramai mendukung dan percaya bahwa Gibran sama sekali tidak melakukan tindakan kecurangan selama masa kampanyenya.
Baca Juga: Akhirnya Blusukan, Gibran Rakabuming Disodori RTLH dan Pengerukan Sungai
Salah satu akun @bellazadithya mengutarakan rasa prihatinnya terhadap tuduhan yang menimpa Gibran tersebut.
"Kadang netijen cuman komen tanpa membaca kondisi, peraturan dan fakta.. Main judge aja.. Mas Gibran, yang sabarnya," katanya.
Selain itu, ada juga netizen yang menjelaskan tunduhan tersebut adalah hal yang lumrah jika seseorang itu tidak menyukai pasangan nomor urut satu ini.
"Netizen biasa kalau gak suka pasti nyinyir. Tp gak usah dimasukin hati. Selamat sehat dan sukses mas Gibran," ucap akun @putrisapura.
"Mungkin mereka berdua syirik mas Gibran biar saja nanti Allah yg membalasnya," kata akun @mustika4793.
Bahkan ada juga salah satu netizen yang menjadi saksi jika Gibran tidak sama sekali melakukan money politik kepada warga Solo.
"Saya jadi saksi yg ikut beberapa kali ada penyemprotan. Biarin saja mas mereka. belum tau aktifitas yg dilakukan. Saya yg melihat langsung aksi nyata, nyaris tanpa libur. Maju terus mas Gibran 90% lebih masyarakat Solo mendukung njenengan," ujarnya akun @opababeh.
(FN)
Berita Terkait
-
Dihujat Warganet, Begini Respon Gibran Rakabuming
-
Ormas Solo Madani Yakin Masyarakat Bawah Merapat ke Bajo, Bukan ke Gibran
-
Awas Gibran! Bajo Klaim Lebih Siap Hadapi Debat Kedua
-
Pasca Pandemi Covid-19, Gibran Sebut Ekonomi Digital Bakal Berperan Besar
-
Sifat Calon Wali Kota Solo Versi Primbon: Gibran Berwibawa, Bagyo Jujur
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Tarif Pokok PKB Jateng 2026 Tetap Sama, Budayawan Budianto Hadinegoro: Isu Hoax!
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Polisi Pastikan Bocah Tewas di Mranggen Demak Murni Bunuh Diri
-
Ketua Komjak: Indonesia Emas 2045 Terancam Jika Hukum Tak Ditaati
-
Pemprov Jateng Tegaskan Tak Ada Kenaikan Pajak Kendaraan 2026, Siap Beri Diskon 5 Persen