"Karena nggak mau berlarut-larut, saya dan pemimpin-pemimpin Panser Biru yang menggerakan massa menyerahkan diri ke polisi. Sebanyak 21 orang lalu ditahan selama enam bulan," tambahnya.
Jadi Ketum Panser Biru
Wareng yang dulu datang memberikan dukungan kepada PSIS Semarang sebagai anak bawang. Lalu dirinya dipercaya menjadi Ketua Umum Panser Biru selama enam tahun dua periode kepemimpinan.
"Terus terang saya awalnya nggak mau, tapi terus didesak sama teman-teman. Akhirnya saya mencalonkan diri dan terpilih," katanya.
Saat menjabat panglima tertinggi Panser Biru. Fokus Wareng hanya satu, dia ingin organisasi suporter memiliki struktur dan manajemen yang tertata rapih.
"Sebelum saya menjabat, nggak pernah ada yang namanya uang kas. Padahal uang kas penting untuk keperluan kebutuhan organisasi pembelian manik-manik koreo, kegiatan sosial, dan lain-lain," lugasnya.
Berkat konsitensinya memperbaiki manajemen organisasi Panser Biru. Wareng kini cukup lega, panser biru sering mengadakan kegiatan sosial untuk mengubah image buruk suporter di masyarakat.
"Kami punya dua ambulans, kemarin lebaran iduladha kami juga berkurban kambing dan sapi," ucapnya.
Setelah masa kepemimpinannya selesai, Wareng masih dipercaya menjadi wakil untuk mendampingi Galih Eko Putranto sebagai Ketua Umum Panser Biru.
Baca Juga: BREAKING NEWS! Jelang Pertandingan Menjamu Borneo FC, Lima Pemain PSIS Semarang Dipastikan Absen
Di dalam lubuk hatinya, harapan dan mimpi Wareng saat ini ingin melihat pasukan Taisei Marukawan mengangkat trofi Liga 1. PSIS Semarang cukup lama puasa gelar, terakhir menjadi kampiun di sepak bola Indonesia tahun 1999.
"Mimpi saya dulu melihat PSIS Semarang lolos ke Liga 1 udah tercapai. Sekarang pengen lihat juara Liga 1. Syukur-syukur lagi bisa juara ditingkat Asia," tukasnya
Kontributor: Ikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Polisi Amankan Pria Diduga Mabuk dan Mengamuk di Depan Gerbang UNS
-
BRIN Minta Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar Diterapkan Bertahap
-
Siswa Madrasah di Pati Patah Jari Usai Di-Bully, Pengakuan Keluarga dan Sekolah Bertentangan
-
BRI Perkuat Bekal Kewirausahaan PMI Taiwan, Siapkan Langkah Membangun Usaha di Tanah Air
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah