SuaraJawaTengah.id - Petani di lereng Pegunungan Kendeng, Blora kesulitan mendapatkan pupuk kimia.
Petani di lereng Pegunungan Kendeng, Kabupaten Blora, Jawa Tengah menghadapi masalah yang sulit diselesaikan. Selama bertahun-tahun mereka kesulitan untuk mendapatkan pupuk kimia.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora, Ngaliman, Kamis (30/11/2023). Ia mengungkapkan banyak petani yang terpaksa tak memupuk tanaman mereka.
"Kendalanya [petani di lereng Pegunungan Kendeng] rata-rata tidak pernah memupuk," ungkap Ngaliman.
Pria 53 tahun tersebut menjelaskan Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Blora tengah menggalakkan gerakan pembuatan pupuk organik untuk petani. Hal ini bertujuan agar petani yang kesulitan pupuk bisa memanfaatkan pupuk buatan mereka sendiri.
Selain itu, petani di lereng Pegunungan Kendeng juga diajak menanam selain padi dan jagung. "Saat ini kita mengoptimalkan potensi yang ada di Kendeng itu paling bagus ditanami tanaman buah dalam bisnis," lanjut Ngaliman.
Sayang, tak banyak petani yang menyadari keuntungan dari menanam buah-buahan. "Tidak semua petani sadar bahwa petani buah itu menguntungkan. Tidak semua petani sadar usaha pertanian horti menguntungkan," papar Ngaliman.
Ngaliman berharap para petani, terutama di lereng Pegunungan Kendeng, menyadari potensi cuan buah-buahan. Petani juga diharapkan bisa bersinergi agar upaya pemerintah dalam optimasi lahan sekaligus peningkatan kesejahteraan petani semakin mudah dicapai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
UNDIP dan Bhimasena Power Luncurkan Produk Hilirisasi Riset AFA dan APR
-
Bukan Sekadar Pintar, Ini Tantangan Terberat Pemimpin Muda di Era Digital Menurut Gus Yasin
-
Tragedi Porprov Jateng 2026: Dua Atlet Berprestasi Meninggal Dunia, Polisi Periksa Keterangan Dokter
-
Bukan Cuma Hiburan, Sarif Abdillah Sebut Kesenian Tradisional Simpan Petuah Penting
-
Konflik PPP Memanas, Mardiono Depak Waketum Agus Suparmanto dan Taj Yasin