SuaraJawaTengah.id - Kota Semarang dan sekitarnya berpotensi diguyur hujan disertai petir pada Jumat (26/4/2024). Hal itu berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Selain itu BMKG memprakirakan kondisi cuaca kota-kota besar di Indonesia berpotensi mengalami hujan petir hingga diselimuti awan.
"Prediksi angin permukaan di wilayah Indonesia umumnya bertiup dari arah timur dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 50 kilometer per jam," kata Prakirawan BMKG Nurul Tazaroh dikutip dari ANTARA pada Jumat (26/4/2024).
Di Pulau Sumatra, BMKG memprediksi cuaca berawan terjadi di Banda Aceh. Hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di Pekanbaru, Padang, Tanjung Pinang, dan Medan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi hujan petir yang diperkirakan terjadi di Bengkulu, Jambi, Palembang, Bandar Lampung, dan Pangkal Pinang.
Di Jawa hujan petir diprediksi terjadi di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, sedangkan hujan sedang di Serang dan Yogyakarta, serta langit berawan di Semarang.
Prakiraan cuaca di Kepulauan Sunda Kecil cenderung bervariasi di mana hujan ringan berpotensi turun di Denpasar, hujan sedang di Mataram, dan cerah berawan di Kupang.
Pulau Kalimantan yang berpotensi mengalami hujan petir, di Pontianak, langit berawan di Tanjung Selor, kabut di Samarinda, serta hujan ringan di Palangka Raya dan Banjarmasin.
"Sulawesi cuaca berawan diprediksi terjadi di Kendari. Kota Palu, Mamuju dan Makassar diperkirakan hujan dengan intensitas ringan. Waspadai hujan petir di Gorontalo dan Manado," kata Nurul.
Prakiraan kondisi cuaca di wilayah timur cenderung tenang. Cuaca Manokwari diprediksi berawan, Ternate dan Jayapura hujan ringan, serta Ambon berpotensi diguyur hujan sedang.
Suhu udara umumnya berkisar 20 hingga 34 derajat Celcius dengan kelembapan berkisar 55 hingga 100 persen. Tinggi gelombang laut di Indonesia secara umum berkisar 0,5 hingga 2,5 meter.
Kewaspadaan potensi banjir rob yang diperkirakan terjadi di pesisir Sumatera Utara, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tenggara.
"Informasi yang kami sampaikan merupakan gambaran cuaca secara umum di masing-masing wilayah," kata Prakirawan BMKG Nurul Tazaroh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Semen Gresik Maknai Hari Kartini dengan Mendorong Peran Perempuan dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Semangat Hari Kartini, BRI Perkuat Pemberdayaan Perempuan untuk Ekonomi Inklusif
-
Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional
-
BRI Raih Tiga Penghargaan di Infobank 500 Women 2026, Tegaskan Kepemimpinan Perempuan
-
Skandal Investasi Bodong 'Snapboost' di Blora: Nama Guru SMA Terseret, Ratusan Juta Melayang