SuaraJawaTengah.id - Masyarakat digegerkan dengan kasus pembantian dan pembunuhan pemilik rental mobil asal Jakarta, Kamis (6/6/2024).
Korban berinisial BH (52) meregang nyawa usai dihajar massa di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.
Ironisnya, korban dituduh warga sebagai pencuri mobil hingga akhirnya tewas dikeroyok. Padahal BH datang ke desa itu untuk mengambil mobilnya yang tak kunjung dikembalikan.
Tak sedikit warganet yang mengungkapkan fakta mengejutkan terkait wilayah Sukolilo, Pati. Bahkan di sosial media (sosmed) X, tak sedikit yang menyebut wilayah itu merupakan kampung maling dan bandit pencurian mobil.
"Kampung penadah mobil rentalan. Biasanya ada oknum isilop juga yg main disana," kata akun @WanPeluk yang dilansir Suara.com, Minggu (9/6/2024).
Selain itu, warganet juga menilai Sukolilo, Pati merupakan daerah zona hitam bagi para pemilik usaha rental mobil.
"Daerah penadah paling terkenal tuh, dan heran polisi kayak lindungin mereka," tulis netizen di X @gajahmleyot.
Sementara Kasat Reskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin memaparkan, kejadian itu bermula saat empat orang yakni BH (52), SH (38), KB (50), dan S (30) pergi ke Pati untuk mengambul mobil rental.
Diketahui mobil itu disewa seseorang dan tak kunjung dikembalikan. Pemilik rental kemudian mendeteksi mobilnya berada di wilayah Sukolilo, Pati.
Baca Juga: Keroyok Bos Rental Mobil Sampai Tewas, Dua Warga Sukolilo Jadi Tersangka
Mereka ke Pati dengan maksud untuk mengambil mobil rental milik BH yang disewa seseorang. Mereka mendeteksi mobil rental itu berada di wilayah Sukolilo, Pati.
"Korban berangkat dari Jakarta ke Pati diajak korban BH untuk mengambil rentalan hingga terjadi kasus pembunuhan. Menurut mereka, posisi GPS berada di Desa Sumbersoko, Kecamatan Sukolilo," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Raih Predikat Prestisius Golden Medal 2026, Semen Gresik Pertahankan Bintang Lima TOP GRC
-
Pelabuhan Tanjung Emas Didorong Naik Kelas Jadi Gerbang Utama Ekspor-Impor
-
Kalah dari Persita, Fabio Lefundes: Java United FC Masih Berproses
-
Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng
-
Kendal Tornado FC Menangi Laga Perdana, Presiden Klub Ingin Tim Konsisten dan Disiplin