SuaraJawaTengah.id - Kepala Bidang Kegawatan Daruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Batang, Fajri, mengungkapkan bahwa gempa 4.6 Magnitudo yang mengguncang, Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 14.30 WIB membuat masyarakat panik.
Empat warga juga dilaporkan mengalami luka akibat gempa yang terjadi di wilayah Kaliwareng, Kecamatan Warungasem itu.
"Masyarakat panik, tetapi BPBD selalu siap siaga dan berkoordinasi dengan lintas sektor, termasuk KODIM, Polres, relawan, dan tim terkait lainnya," kata Fajri dilansir dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com.
Fajri melaporkan bahwa dampak gempa dirasakan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Warungasem, Kecamatan Batang, dan Kecamatan Wana Tunggal.
"Di Kecamatan Warungasem, kerusakan banyak terjadi di Desa Chandiarang dan Desa Lebo, dengan banyak rumah yang roboh. Kami masih meluncurkan petugas ke sana untuk melakukan kaji cepat," jelas Fajri.
Lebih lanjut, Fajri juga menyebutkan bahwa di Kecamatan Batang, atap Masjid Agung dan beberapa bagian kecil dari Dinding Pendopo mengalami kerusakan. SMP 7, khususnya kelas 7B, juga mengalami kerusakan serius.
"Atap perumahan di wilayah Batang juga ada yang roboh," tambahnya.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa bumi terjadi di koordinat 6.97 LS dan 109.72 BT, tepatnya 6 km Barat Daya Batang, dengan kedalaman 10 km.
Kabar terbaru, dampak gempa dirasakan di Batang hingga Pekalongan dengan Modified Mercally Intensity (MMI) III atau getaran dirasakan nyata di rumah tingkat atas. Getaran seakan ada truk lewat.
Baca Juga: Pemkab Batang Lakukan Persiapan Penanganan Bencana Musim Kemarau
Gempa juga dirasakan di Kendal dengan MMI II atau getaran dirasakan oleh beberapa orang yang tinggal diam, terlebih dirumah bertingkat. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rupiah Melemah, Perajin handicraft Temanggung Cari Peluang di Pasar Global
-
Semarang Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini, BMKG Minta Warga Waspadai Perubahan Cuaca
-
Terjebak Rob Bertahun-tahun, Warga Kendal Dicarikan Tempat Tinggal Baru
-
Ribuan Peserta Ikuti Dieng Caldera Race 2026, Perputaran Uang Diperkirakan Capai Rp20 Miliar
-
Fenomena Bediding Mulai Terasa, BMKG Minta Warga Jateng Bersiap