Ronald Seger Prabowo
Minggu, 07 Juli 2024 | 18:36 WIB
Ngeri! Dampak Gempa Batang, Bangunan Roboh Hingga Batu Bata Berhamburan. [Instagram]

SuaraJawaTengah.id - Kepala Bidang Kegawatan Daruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Batang, Fajri, mengungkapkan bahwa gempa 4.6 Magnitudo yang mengguncang, Minggu (7/7/2024) sekitar pukul 14.30 WIB membuat masyarakat panik.

Empat warga juga dilaporkan mengalami luka akibat gempa yang terjadi di wilayah Kaliwareng, Kecamatan Warungasem itu.

"Masyarakat panik, tetapi BPBD selalu siap siaga dan berkoordinasi dengan lintas sektor, termasuk KODIM, Polres, relawan, dan tim terkait lainnya," kata Fajri dilansir dari Ayosemarang.com--jaringan Suara.com.

Fajri melaporkan bahwa dampak gempa dirasakan di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Warungasem, Kecamatan Batang, dan Kecamatan Wana Tunggal.

"Di Kecamatan Warungasem, kerusakan banyak terjadi di Desa Chandiarang dan Desa Lebo, dengan banyak rumah yang roboh. Kami masih meluncurkan petugas ke sana untuk melakukan kaji cepat," jelas Fajri.

Lebih lanjut, Fajri juga menyebutkan bahwa di Kecamatan Batang, atap Masjid Agung dan beberapa bagian kecil dari Dinding Pendopo mengalami kerusakan. SMP 7, khususnya kelas 7B, juga mengalami kerusakan serius.

"Atap perumahan di wilayah Batang juga ada yang roboh," tambahnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis gempa bumi terjadi di koordinat 6.97 LS dan 109.72 BT, tepatnya 6 km Barat Daya Batang, dengan kedalaman 10 km.

Kabar terbaru, dampak gempa dirasakan di Batang hingga Pekalongan dengan Modified Mercally Intensity (MMI) III atau getaran dirasakan nyata di rumah tingkat atas. Getaran seakan ada truk lewat.

Baca Juga: Pemkab Batang Lakukan Persiapan Penanganan Bencana Musim Kemarau

Gempa juga dirasakan di Kendal dengan MMI II atau getaran dirasakan oleh beberapa orang yang tinggal diam, terlebih dirumah bertingkat. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Load More