SuaraJawaTengah.id - Pengadilan Negeri (PN) Kota Semarang, Jawa Tengah, menggelar kampanye antisuap dalam rangka menegaskan komitmen terhadap pelayanan bersih dan bebas pungutan liar di lembaga peradilan tersebut.
Kegiatan ini dilaksanakan di sekitar Museum Ronggowarsito, Semarang, pada Jumat, dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya suap dan korupsi dalam pengurusan perkara.
Dalam aksi kampanye tersebut, para hakim dan pegawai PN Kota Semarang membagikan bingkisan makanan serta stiker tolak korupsi kepada pengguna jalan.
Selain itu, mereka juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak mempercayai pihak-pihak yang menjanjikan keberhasilan dalam mengurus perkara di pengadilan.
Ketua PN Kota Semarang, Judi Prasetya, menegaskan bahwa lembaganya berkomitmen penuh dalam memberikan layanan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktek suap.
Ia menghimbau masyarakat untuk langsung mendatangi pelayanan terpadu satu pintu di PN Semarang untuk mengurus segala keperluan terkait pengadilan tanpa perlu melibatkan pihak ketiga.
“Jangan mudah percaya dengan orang-orang yang menjanjikan keberhasilan dalam mengurus perkara. Justru itu bisa membuat Anda menjadi korban penipuan,” jelas Judi dikutip dari ANTARA pada Jumat (25/10/2024).
Lebih lanjut, Judi menjelaskan bahwa PN Semarang telah menerapkan zona integritas dan sistem manajemen anti-penyuapan, serta meraih sertifikasi pengadilan unggul.
Semua langkah ini diambil untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya berkualitas tetapi juga berintegritas.
Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Sadis di Indekos Semarang, Ini Kronologinya
Ia juga mengingatkan para hakim di lembaga peradilan tersebut untuk terus menjaga integritas dan kejujuran dalam menjalankan tugas.
"Setiap keputusan harus diambil berdasarkan aturan hukum dan rasa keadilan, tanpa adanya pengaruh dari pihak manapun," tambahnya.
Kampanye ini merupakan salah satu langkah nyata PN Semarang dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga integritas lembaga peradilan di mata masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan