SuaraJawaTengah.id - Polres Blora, Jawa Tengah, mengamankan 19 terduga pelaku bentrokan berdarah antara ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya yang terjadi Selasa kemarin.
Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto mengatakan 19 terduga pelaku tersebut saat ini masih dalam pemeriksaan.
"Ini masih pendalaman," katanya saat konferensi pers di Pendopo Kabupaten Blora, Rabu (15/1/2025).
Dia enggan merinci identitas 19 pelaku yang sudah diamankan. Jika proses penyelidikan telah usai, pihaknya berjanji akan segera menyampaikannya ke publik.
Terkait penggunaan senjata tajam saat bentrokan PP Vs GRIB, pihaknya mengaku belum mendapatkan infromasi tersebut.
"Kalau yang bawa sajam, kami belum mendapatkan informasi. Namun, ada yang menggunakan kayu dan batu sebagai alat bentrokan di Blora," ungkapnya.
Sementara itu, akibat bentrokan yang terjadi kendaraan dari kedua ormas tersebut mengalami kerusakan.
"Untuk kendaraan rusak dari masing-masing ormas. Saat ini kami lakukan penyelidikan dan penyidikan, nanti akan kami sampaikan hasil berikutnya," jelasnya.
Bentrokan antara Ormas PP vs GRIB Jaya meletus di Blora, Selasa kemarin. Sebanyak 12 orang dari kedua organisasi tersebut mengalami luka-luka dan satu di antaranya masih menjalani perawatan intensif.
Baca Juga: Dramatis! Helikopter TNI AD Mendarat Darurat di Sawah Blora Saat Latihan
Bentrok kedua ormas itu, terjadi di Perempatan Karangjati Blora dan di Kecamatan Kunduran Blora. Satu mobil doreng dan sejumlah kendaraan roda dua rusak parah akibat peristiwa tersebut.
Kontributor : Sigit Aulia Firdaus
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
UNDIP Global Classroom Bahas Transformasi Budaya Newsroom di Era Digital
-
Terdampak Konflik Geopolitik Global, Ratusan Umat Buddha Tetap Gelar Doa Damai di Borobudur
-
Mencekam, Kronologi Perampokan Lansia di Kudus, Pelaku Masuk Lewat Jendela Pukul 2 Pagi
-
Misteri Kematian 4 Orang Sekeluarga di Tenda Camping Temanggung, Polisi Periksa Sisa Makanan
-
Kasus Pencabulan di Ponpes Pekalongan, Polisi Siapkan Safe House, Korban Lain Diminta Melapor