SuaraJawaTengah.id - Bank Indonesia (BI) bersama perbankan di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membuka layanan penukaran uang Rupiah menjelang Ramadan dan Idulfitri 2025.
Program yang dikemas dalam Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2025 ini akan berlangsung mulai 7 hingga 26 Maret 2025 di berbagai titik layanan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, menyampaikan bahwa BI telah menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp20,2 triliun untuk Jawa Tengah dan Rp4,6 triliun untuk DIY guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode ini.
“Sinergi antara BI dan perbankan diharapkan dapat memastikan distribusi uang berjalan lancar, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar Rahmat dikutip dari keterangan tertulisnya pada Kamis (6/3/2025).
318 Titik Layanan Penukaran
Dalam program SERAMBI 2025, BI membuka 318 titik layanan penukaran uang, terdiri dari 266 titik di Jawa Tengah dan 52 titik di DIY. Masyarakat dapat melakukan penukaran di loket bank umum serta lokasi strategis yang telah ditetapkan.
Untuk wilayah Semarang, layanan penukaran akan tersedia di Kantor Perwakilan BI Provinsi Jawa Tengah dan beberapa lokasi lainnya sesuai jadwal.
- Jumat, 7 Maret 2025: Masjid Agung Jawa Tengah pada Pukul 13.00-15.00 WIB
- Jumat 14 Maret 2025: Masjid Undip Tembalang, Masjid Undip Pleburan, Masjid Jami’ Jatisari Mijen pada pukul 13.00-15.00 WIB
- Kamis 20 Maret 2025: Pasar Modern BSB City pada pukul 09.00-12.00 WIB
Sementara itu, daftar lokasi dan jadwal penukaran untuk wilayah Purwokerto, Tegal, Solo, dan DIY dapat diakses melalui kanal media sosial masing-masing Kantor Perwakilan BI terkait.
Pemesanan Melalui Aplikasi PINTAR
Untuk menghindari antrean panjang dan meningkatkan efisiensi, masyarakat diwajibkan melakukan pemesanan terlebih dahulu melalui aplikasi PINTAR (Penukaran dan Tarik Uang Rupiah) di laman https://pintar.bi.go.id. Dengan sistem ini, distribusi uang diharapkan lebih merata dan nyaman bagi masyarakat.
Edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah
Selain layanan penukaran uang, BI juga mengajak masyarakat untuk semakin Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Masyarakat diimbau mengenali keaslian uang Rupiah melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) serta merawatnya dengan prinsip 5J (Jangan dilipat-lipat, Jangan dicoret, Jangan distapler, Jangan diremas, dan Jangan dibasahi).
Dengan program ini, BI berharap masyarakat dapat melakukan transaksi keuangan dengan lebih nyaman dan bijak selama bulan Ramadan dan Idulfitri 2025.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Deretan Kontroversi Kebijakan Bupati Pati Sudewo Sebelum Berakhir di Tangan KPK
-
OTT KPK di Pati: 6 Fakta Dugaan Jual Beli Jabatan yang Sudah Lama Dibisikkan Warga
-
7 Kontroversi Bupati Pati Sudewo Sebelum Kena OTT KPK, Pernah Picu Amarah Warga
-
Bupati Pati Sudewo Diciduk KPK! Operasi Senyap di Jawa Tengah Seret Orang Nomor Satu
-
Uji Coba Persiapan Kompetisi EPA, Kendal Tornado FC Youth Kalahkan FC Bekasi City