5. Kenaikan PBB Gila-gilaan
Ini adalah salah satu pemicu utama kerusuhan lokal yang kemudian menjalar secara nasional. Sebanyak 104 daerah menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), bahkan 20 di antaranya menaikkan lebih dari 100%. Kasus ekstrem terjadi di Cirebon (1.000%), Jombang (800%), dan Pati (250%), yang memicu amarah pertama.
6. Tunjangan DPR yang Melukai Hati
Di tengah penderitaan ekonomi rakyat, tunjangan perumahan anggota dewan justru melonjak menjadi Rp50 juta per bulan. Dengan total penerimaan bulanan bisa menembus Rp100 juta, kontras ini menjadi simbol ketidakpedulian elit terhadap nasib rakyat.
7. Anggaran Pendidikan dan Universitas Dipangkas
Pemerintah memotong Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) hingga 50%, dari Rp6 triliun menjadi Rp3 triliun. Hal ini mengancam kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) bagi mahasiswa dan mengorbankan masa depan pendidikan bangsa.
8. Pemotongan Dana BLU dan Tunjangan Kinerja
Dana Badan Layanan Umum (BLU) diblokir lebih dari 50%. Salah satu akibat langsungnya adalah pemotongan tunjangan remunerasi pegawai hingga 30%, yang semakin menekan ekonomi para abdi negara di sektor layanan publik seperti rumah sakit dan universitas.
Kedelapan poin ini, menurut Kholidul Adib, adalah bahan bakar yang menyulut api di tengah masyarakat. Di akhir analisisnya, ia menyisipkan pesan damai dan pengingat tentang siapa musuh bersama yang sesungguhnya.
Baca Juga: UIN Walisongo Semarang "Kampus Rakyat" yang Kian Tidak Merakyat
"Semoga demo tidak anarkis dan berjalan damai tanpa pengrusakan dan penjarahan. Aparat bukan musuh rakyat dan rakyat bukan musuh aparat. Musuh utama adalah pejabat yang korup."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Kualitas Aset Membaik, JPMorgan Naikkan Rekomendasi Saham BBRI Menjadi Overweight
-
Sadis! Rampok Ponsel Tebas Telinga Korban hingga Nyaris Putus di Semarang
-
Bripka EJ Mubaligh Polres Wongiri Tersangka Kekerasan Seksual, Terancam Sanksi Kode Etik Pemecatan
-
Di Tengah Ancaman PHK, Investasi Baru di Jateng Buka 650 Lapangan Kerja
-
Musim Kemarau di Jateng Datang, Pendaki Gunung Diminta Tak Nyalakan Api Sembarangan