- Mbako Genthong, kios di Magelang, menjual tembakau dan kopi dari petani sekitar Magelang dan Temanggung sebagai alternatif penting.
- Usaha ini didirikan empat pemilik untuk memenuhi kebutuhan rokok lintingan teman-teman, kemudian berkembang menyerap hasil panen petani.
- Kios ini menjadi mitra krusial petani setelah pabrik rokok mengurangi serapan, membantu menjaga nilai jual tembakau mereka.
Modal pertama Mbako Genthong dihimpun dari patungan M Dhofir, Thoyyib Rizqi, Mahbub Latif, dan Umar Musyafak. Masing-masing bantingan uang sebesar Rp2 juta.
Dari modal awal Rp8 juta mereka mulai berburu daun sotho ke dusun-dusun penghasil tembakau di Temanggung. Dari mulai Banaran, Kemloko, dan Bansari.
M Dhofir salah satu yang dituakan dalam sirkel tingwe Mbako Genthong. Selain pendiri usaha, dia juga penyuluh pertanian swadaya di Magelang.
Dari kegiatan penyuluhan pertanian, Dhofir punya banyak koneksi kenalan petani. “Alhamdulillah dari Mbako Genthong sekarang sudah ada sisa kulakan-nya. Istilahnya sudah ada marjin keuntungan.”
Tapi jalur penjualan tembakau terbilang unik. Perlu hubungan dekat lebih dari sekadar kenal agar punya kesempatan disilakan masuk ke gudang-gudang rumahan tempat menyimpan tembakau.
“Ikatan kekeluargaan di tembakau itu kuat. Misal mbako Banaran, kita nggak bisa masuk kalau nggak punya koneksi. Koneksi ini bukan sekadar teman, tapi saudara,” ujar Thoyyib Rizqi.
Tembakau Banaran merujuk pada tembakau kualitas tinggi asal Desa Banaran, Kecamatan Tembarak, Temanggung. Desa ini terkenal terutama karena hasil tembakau Srinthil.
Banaran juga penghasil tembakau jenis lembutan atau Lamsi Banaran yang memiliki karakter rasa manis dan harum yang khas. “Nggak gampang beli tembakau langsung ke petani. Tapi kalau ada saudara dan tahu kita mau jualan, kadang dikasihkan. Ekslusif nyata di tembakau.”
Tertutup Pintu Pabrik
Baca Juga: Duh! Tembakau Temanggung Tak Laku di Tengah Panen Raya
Pada masa jayanya, petani tembakau punya posisi tawar harga yang kuat. Jaminan tembakau masuk pabrik rokok, menyebabkan petani tidak terlalu menganggap para pembeli eceran.
Tapi cerita itu berubah dua tahun terakhir ini. Semenjak PT Gudang Garam memutuskan mengurangi—bahkan berhenti membeli tembakau dari petani Temanggung.
Harga jual tembakau Temanggung musim ini, terjun hingga Rp40-50 ribu per kilogram. Padahal dulu, PT Gudang Garam bersedia membeli Rp60-80 ribu per kilogram.
Petani terpaksa menjual tembakau ke PT Djarum dengan harga lebih murah dengan syarat kualitas yang berbeda. Tidak seperti Gudang Garam, tembakau yang diterima Djarum tidak boleh dicampur gula.
Akibatnya banyak hasil panen tidak lolos sortir. Padahal setiap tahun rata-rata petani Temanggung menghasilan 8.400 ton tembakau siap olah.
Penyesuaian serapan ini, menurut pelaku usaha, berkaitan dengan kebijakan internal dan perubahan strategi industri rokok skala besar. Tembakau hasil panen tahun ini dinilai berkualitas rendah karena terlalu banyak disiram hujan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
TPPD Jateng Ingatkan Anak Muda Jangan Terkecoh Konten Medsos: Kinerja Pemerintah Harus Berbasis Data
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Lonjakan Kasus Campak, Ajak Warga Hidup Sehat
-
BRI-Pegadaian-PNM Makin Solid dan Berpihak pada Ekonomi Kerakyatan
-
6 Produk Zojirushi Terlaris di Blibli