- Pendidikan Pancasila Kelas 9 Kurikulum Merdeka membahas analisis pengaruh budaya asing akibat globalisasi pada halaman 121.
- Budaya global membawa dampak positif berupa perluasan pengetahuan serta negatif seperti melupakan budaya sendiri.
- Budaya lokal berfungsi sebagai filter alami melalui nilai luhur untuk menyaring masuknya budaya asing yang tidak sesuai norma.
Nilai Positif:
Pengetahuan menjadi luas: Mengakses budaya global memungkinkan siswa untuk mempelajari beragam informasi, baik tentang kebiasaan, tradisi, maupun cara hidup masyarakat di luar Indonesia.
Meningkatkan kreativitas dan inovasi: Paparan terhadap budaya asing menginspirasi siswa untuk lebih kreatif dalam berkreasi, baik dalam bidang seni, teknologi, maupun bisnis.
Memperlancar penguasaan bahasa asing: Dengan mendengarkan musik, menonton film, atau membaca novel dalam bahasa asing, siswa dapat meningkatkan kemampuan berbahasa asing, yang sangat bermanfaat di dunia globalisasi.
Nilai Negatif:
Menghiraukan budaya sendiri: Terlalu banyak terpapar budaya asing dapat membuat siswa melupakan dan tidak lagi menghargai budaya Indonesia yang telah lama ada.
Lebih menghargai budaya lain: Pengaruh budaya global dapat menyebabkan siswa lebih mengagumi budaya luar, sementara budaya lokal kurang mendapatkan perhatian.
Terpengaruh gaya hidup konsumtif: Beberapa budaya asing, terutama yang berasal dari negara maju, sering kali menonjolkan gaya hidup konsumtif yang dapat mempengaruhi pola pikir dan perilaku siswa.
Terpengaruh dengan budaya luar yang bertentangan dengan adat dan budaya lokal: Beberapa budaya asing memiliki nilai-nilai atau praktik yang tidak sesuai dengan norma dan adat istiadat Indonesia, seperti individualisme atau materialisme.
Baca Juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP Halaman 140 Kurikulum Merdeka
Soal 3: Menurut pendapatmu, bagaimana peran tradisi, kearifan lokal, dan budaya di Indonesia dalam memfilter/menyaring budaya asing yang masuk melalui berbagai media?
Jawaban:
Budaya lokal di Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam memfilter pengaruh budaya asing yang masuk. Indonesia memiliki beragam tradisi dan kearifan lokal yang telah terbukti efektif dalam menjaga identitas budaya bangsa.
Berikut adalah beberapa peran budaya lokal dalam menyaring budaya asing:
- Mengajarkan nilai-nilai luhur: Budaya lokal di Indonesia mengajarkan nilai-nilai yang sangat dihargai dalam kehidupan sehari-hari, seperti gotong royong, sopan santun, menghormati orang tua, dan menjaga hubungan sosial yang harmonis. Nilai-nilai ini menjadi dasar yang kuat bagi masyarakat untuk tetap menjaga norma sosial yang sudah ada.
- Menjadi alat filter alami terhadap budaya asing: Budaya lokal bertindak sebagai filter alami untuk memisahkan budaya asing yang sesuai dengan nilai dan norma Indonesia dan yang tidak sesuai. Misalnya, budaya Indonesia yang lebih kolektif dan mengutamakan kebersamaan dapat bertindak sebagai penyeimbang terhadap budaya asing yang cenderung lebih individualistik.
- Pendidikan budaya di keluarga dan sekolah: Dalam keluarga dan sekolah, pendidikan budaya lokal diutamakan untuk membentuk karakter anak-anak Indonesia. Tradisi seperti mengenalkan tarian daerah, musik tradisional, dan bahasa daerah, menjadi bagian penting dari proses pendidikan yang mendorong rasa bangga terhadap warisan budaya Indonesia.
- Kearifan lokal sebagai penuntun: Kearifan lokal yang ada di berbagai daerah Indonesia sering kali mengajarkan cara hidup yang harmonis dengan alam, seperti adat yang mengatur penggunaan sumber daya alam secara bijaksana. Kearifan ini juga menjadi pedoman untuk menghindari gaya hidup yang merusak lingkungan atau bertentangan dengan moralitas dan etika.
Pentingnya Peran Budaya Lokal dalam Pendidikan Pancasila
Pendidikan Pancasila pada dasarnya tidak hanya memfokuskan pada teori, tetapi juga pada penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam hal ini, budaya lokal Indonesia berperan penting dalam membentuk karakter dan identitas bangsa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
Terkini
-
Gibran Turun Langsung ke Lokasi Tanah Bergerak di Tegal, Cek Kondisi Bencana dan Pengungsian
-
Pemilik Kucing di Blora Tolak Damai, Tuntut Pelaku Penganiayaan Hewan Diproses Hukum
-
BPS Klaim Kemiskinan di Jawa Tengah Turun Signifikan, Ekonomi Tumbuh Jadi Kunci
-
7 Fakta Kebakaran Dua Rumah di Pati, Ternyata Pelakunya Anak Korban
-
Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 9 Halaman 121: Peran Budaya Lokal