- Dua rumah di Dukuh Pohlandak, Pati, hangus terbakar pada Kamis siang, 5 Februari 2026, merugikan material sekitar Rp120 juta.
- Pelaku kebakaran diduga merupakan anak kandung korban berinisial K, setelah terjadi cekcok keluarga di lokasi kejadian.
- Polisi memproses kasus ini sebagai tindak pidana pembakaran, sementara terduga pelaku telah menyerahkan diri untuk penyelidikan.
Hasil penyelidikan awal mengungkap fakta mengejutkan: pelaku kebakaran adalah anak korban sendiri. Kejadian bermula dari cekcok antara Sapin dengan anak perempuannya, Sutikah.
“Dari hasil keterangan awal, terjadi pertengkaran di dalam rumah sebelum peristiwa kebakaran,” ujar AKP Warsono, Kamis (5/2/2026).
Setelah pertengkaran itu, Sutikah menghubungi kakak laki-lakinya, K. Tak lama kemudian, K datang ke rumah dan diduga melakukan aksi pembakaran.
5. Cara Pelaku Membakar Rumah
Polisi menduga K menyiramkan bensin ke kasur di dalam rumah dan menyalakannya menggunakan korek api. Api dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bangunan.
“Yang bersangkutan langsung masuk ke dalam rumah dan diduga melakukan aksi pembakaran,” kata Warsono.
Kondisi bangunan yang terbuat dari kayu jati dan perabotan mudah terbakar membuat petugas pemadam kebakaran harus bekerja keras menjinakkan api.
6. Dampak Material dan Ekonomi
Akibat kebakaran ini, dua rumah hangus beserta perabot, alat elektronik, dan uang tunai sekitar Rp10 juta. Kerugian sementara diperkirakan mencapai Rp120 juta.
Baca Juga: 5 Fakta Penemuan Bayi yang Dibuang di Tempat Sampah di Puri Pati
Selain kerugian material, masyarakat sekitar sempat heboh dan bergotong royong membantu memadamkan api sebelum petugas pemadam kebakaran datang. Petugas juga mendata saksi dan barang bukti sebagai bagian dari penyelidikan.
7. Imbauan Polisi dan Proses Hukum
Kapolsek Jaken mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat.
“Kami masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa saksi-saksi. Kami pastikan penegakan hukum dilakukan secara profesional dan transparan,” tegas AKP Warsono.
Pihak kepolisian menegaskan, kasus ini akan ditindaklanjuti secara hukum, termasuk pendalaman motif percekcokan yang memicu pembakaran.
Kejadian ini juga menjadi pengingat pentingnya penyelesaian konflik keluarga secara damai. Polisi meminta masyarakat tidak berspekulasi dan membiarkan proses hukum berjalan sesuai prosedur.
Kebakaran dua rumah di Dukuh Pohlandak, Pati, mengejutkan karena pelakunya diduga anak pemilik rumah. Peristiwa ini menimbulkan kerugian material signifikan, tetapi tidak menimbulkan korban jiwa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Serahkan Beasiswa Santri, Taj Yasin Dorong Integrasi STEM dan Nilai Pesantren
-
Jangan Cuma Seremonial! Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Agustusan Jadi Benteng Nasionalisme Gen Z
-
Ngeri! Macan Kumbang Nyelonong Masuk Permukiman di Batang, Ternak Warga Jadi Korban
-
Ambil Sampel Cari Penyebab Kematian, Polisi Bongkar Makam Sutrimo di Banyumas