- Pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, berinisial AS ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pencabulan dan eksploitasi ekonomi pengikutnya.
- Tersangka menggunakan doktrin teologis sesat dan intimidasi psikologis untuk memanipulasi korban serta menguasai harta benda para pengikutnya.
- Polresta Pati terus melanjutkan penyidikan meski saksi kunci mencabut keterangan dan mengancam upaya paksa jika tersangka terus mangkir.
4. Kiai 'Sakti' yang Tak Tersentuh dan Mengintimidasi
Ashari membangun citra sebagai "Wali Allah" yang khariqul 'adat (memiliki kemampuan di luar kebiasaan) seperti meramal kematian. Hal ini membuat korban, termasuk santriwati yang dilecehkan, tak berdaya dan bungkam.
Sofi menyebut, siapapun yang berani melapor akan difitnah. Bahkan, ada dugaan intimidasi dengan mendatangkan "intel" kepada pelapor pada tahun 2024. Status tersangka pun belum membuatnya ditahan dengan alasan kooperatif, meski kini mulai mangkir dari panggilan polisi.
5. Polisi Siapkan Upaya Paksa Jika Kiai Terus Mangkir
Menghadapi tersangka yang mulai menunjukkan gelagat tidak kooperatif, Polresta Pati mengambil sikap tegas. Setelah mangkir pada panggilan pertama, penyidik menjadwalkan pemanggilan kedua pada Kamis, 7 Mei 2026.
Wakasat Reskrim menegaskan tidak akan ragu mengambil langkah hukum lain, termasuk upaya paksa, jika Ashari kembali tidak memenuhi panggilan. Polisi juga memastikan penyidikan terus berjalan meski ada pencabutan keterangan saksi, karena kasus ini merupakan delik umum, bukan delik aduan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gita Wirjawan di UHN Tegal: Kepemimpinan Mendatang Harus Ditata Ulang, Jangan Mabuk Elektabilitas
-
Garuda Calling! Bek Kendal Tornado FC Youth Davin Armadheni Dipanggil Seleksi Timnas U-20
-
Sentuh Seribuan Warga, Kapolda Jateng Pimpin Langsung Bakti Kesehatan Gratis di Tegal
-
Neraca Dagang Surplus, Arus Logistik Nasional Terus Bergerak
-
IJD Jadi Motor Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jawa Tengah