Di Depan Sudirman Said, Warga Sebut Menteri Susi Ibunya Nelayan

Agung Sandy Lesmana
Di Depan Sudirman Said, Warga Sebut Menteri Susi Ibunya Nelayan
Sudirman Said saat menemui nelayan di Desa Bulakamba, Brebes, Jateng. (Suara.com/Adam Iyasa)

Karena itu, Robani menyatakan akan memilih pemimpin yang memperhatikan nasib para nelayan.

Suara.com - Koordinator Relawan Prabowo-Sandi (PADI) Jawa Tengah, Sudirman Said, mengatakan jika pembagian sembako dan serangan fajar sudah tidak mempan untuk membeli suara pemilih di Pemilu 2019.

Hal itu disampaikan Sudirman saat menemui para relawan yang tergabung dalam BEM (Barisan Emak-Emak Militan) dan masyarakat nelayan di Desa Bulakamba, Brebes, Jateng, Kamis (4/4/2019).

Sudirman meyakini masyarakat sudah pandai membedakan mana kandidat yang baik mana dan kandidat yang sekedar jualan janji tanpa bukti.

"Masyarakat sudah pandai, sudah mampu membedakan, karena itu meskipun diiming-imingi dengan sembako atau serangan fajar, tidak akan menggoyahkan pilihan masyarakat," kata Sudirman Said.

Menurutnya, yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah pemimpin yang kuat yang bisa melindungi dan mengayomi seluruh tumpah darah Indonesia.

"Bisa menciptakan keadilan dan memperbaiki kondisi ekonomi, serta bisa menjadikan Indonesia disegani negara-negara lain," bebernya.

Selain itu, di hadapan para nelayan, Sudirman Said mendapatkan curhatan dan keluhan para nelayan yang mengalami kesulitan mencari ikan dari faktor perizinan.

Nelayan bernama Robani bercerita, ia tinggal di Brebes untuk melaut dia harus mengurus izin ke Semarang dan Bandung. Namun begitu, dia mengaku masih tidak bisa melaut. 

Terkait hal itu, Robani mengaku bakal memilih pemimpin yang bisa menyejahterakan nasib nelayan seperti dirinya. Dia pun berharap pemimpin Indonesia nantinya bisa seperti Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. 

"Ini laut-laut kita. Presiden seharusnya menjadi bapaknya nelayan. Bu Susi jadi ibunya nelayan. Keduanya harusnya melindungi nelayan, tapi ini kami mau melaut saja susahnya setengah mati,” curhat Robani.

Karena itu, Robani menyatakan akan memilih pemimpin yang memperhatikan nasib para nelayan.

"Jangan dikira masyarakat desa tidak paham. Kami mengerti, kami akan memilih pemimpin yang memperhatikan nasib kami. Karena itu meski diberi sembako, diberi uang, kami tidak akan goyah," tandas Robani.

Menanggapi keluhan tersebut, Sudirman menyatakan perhatian terhadap perbaikan nasib petani dan nelayan merupakan program pasangan Prabowo-Sandi.

"Tunggu saja, kami tidak akan memberi janji, tapi bukti nanti saat Prabowo-Sandi menang di Pemilu perhatian dan perbaikan nasib nelayan sudah ada dalam program kami," tukas Sudirman.

Kontributor : Adam Iyasa

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS