Dampak Corona, Pemkot Solo Akan Musnahkan Kelelawar di Pasar Depok

Rizki Nurmansyah
Dampak Corona, Pemkot Solo Akan Musnahkan Kelelawar di Pasar Depok
Pedagang menata dagangan di kiosnya di Pasar Burung dan Ikan Hias Depok Solo, Senin (19/2/2018). [Solopos/Nicolous Irawan]

Selain pemusnahan Kelelawar, Pemkot Solo juga meliburkan sekolah.

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah Kota Solo segera memusnahkan kelelawar di Pasar Depok, Solo. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dampak wabah virus Corona.

Keputusan itu berdasarkan hasil rapat koordinasi (rakor) Corona, Jumat (13/3/2020) malam di Loji Gandrung, yang dipimpin langsung Wali Kota Solo FX Rudyatmo.

Rakor tersebut dilakukan setelah sedikitnya satu pasien yang dinyatakan positif virus Corona meninggal di RSUD dr Moewardi pada, Rabu (11/3/2020), dan satu pasien lainnya masih dirawat.

Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo saat ditemui di kantornya. (Suara.com/Ari Purnomo).
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo saat ditemui di kantornya. [Suara.com/Ari Purnomo]

Seperti diketahui, berdasarkan kesimpulan awal para ahli, kelelawar diduga menjadi inang utama virus corona.

Meski sebenarnya virus Corona Covid-19 yang mewabah saat ini berbeda dari virus corona yang ditemukan di tubuh kelelawar.

Dikutip dari Solopos.com—jaringan Suara.com—Sabtu (14/3/2020), di Solo, Pasar Depok menjadi pusat penjualan utama hewan-hewan hidup selain hewan ternak.

Salah satu jenis hewan yang banyak dijual di Pasar Burung Depok adalah reptil dan kelelawar selain burung.

Karena itu, sebagai langkah antisipasi, muncul keputusan bahwa kelelawar di Pasar Depok Solo harus dimusnahkan segera.

Berikut kesimpulan rakor antisipasi wabah corona di Solo:

  1. Kota Solo dinyatakan kejadian luar biasa (KLB) Corona
  2. Car free day (CFD) ditiadakan sampe batas waktu yg tdk ditentukan
  3. Murid-murid sekolah mulai TK-SMA baik negeri dan swasta belajar di rumah
  4. Pentas WO Sriwedari, kethoprak diliburkan
  5. Kegiatan olah raga di GOR Manahan dan Sriwedari ditutup
  6. Destinasi dan transportasi pariwisata ditutup
  7. Upacara dan apel bersama di Balai Kota ditiadakan
  8. Event-event olahraga dan budaya dibatalkan/ditunda
  9. Kegiatan kunker dan penerimaan kunker dibatalkan
  10. Lomba kelurahan ditunda sampai 2 pekan ke depan
  11. Musrenbang RKPD ditunda selama 2 pekan
  12. Mal dan pasar harus sediakan tempat cuci tangan dan sabun
  13. Pemusnahan kelelawar, kalong dan codot di Pasar Depok
  14. Untuk sementara hindari salaman dan cipika-cipiki

Sekolah Libur

Selain kelelawar di Pasar Depok Solo dimusnahkan segera, keputusan lain yang tak kalah penting adalah imbauan tidak melakukan kegiatan dengan massa besar.

Ilustrasi kelelawar. [Kelelawar].
Ilustrasi kelelawar. [Kelelawar].

Keputusan lain yang berdampak besar adalah perintah untuk meniadakan semua kegiatan sekolah di luar atau outing class.

"Semua kegiatan study tour sekolah (Semua Satuan PAUD) untuk ditiadakan, dan mulai hari Senin 16 Maret 2020 sekolah diliburkan selama 14 hari ke depan. Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut. Demikian untuk ditindaklanjuti," kata Kabid PAUD dan Dikmas Dinas Pendidikan Kota Solo, Galuh Murya Widawati, Jumat (13/3/2020) malam.

Sementara itu, Rudy, menyampaikan keputusan tersebut berdasarkan pada rekomendasi Dinas Kesehatan Kota Solo.

"Telah diputuskan berdasarkan masukan dari Dinas Kesehatan, bahwa Solo dinyatakan KLB Corona. Dan mengimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk tidak menumpuk di satu titik, itu harus dihindari," kata Wali Kota Solo FX Rudyatmo.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS