Tak Kapok-kapok, Remaja 20 Tahun Balik ke Penjara karena Maling Kotak Amal

Agung Sandy Lesmana
Tak Kapok-kapok, Remaja 20 Tahun Balik ke Penjara karena Maling Kotak Amal
Ilustrasi Kotak Amal. (Antara)

"Begitu keadaan sekitar masjid sepi, tersangka lalu beraksi mencongkel kotak amal berisi uang sekitar Rp2 juta."

SuaraJawaTengah.id - Seorang remaja berinisial MA (20) rupanya tak mau bertobat. MA terpaksa kembali meringkuk di penjara karena ulahnya membobol kotak amal di sebuah masjid di kawasan Temanggung, Jawa Tengah.

Kapolres Temanggung AKBP Muhamad Ali di Temanggung, Selasa, mengatakan kali ini yang menjadi sasaran adalah Masjid YAMP Ittihadul Mu'minin Desa Ngaren, Kecamatan Ngadirejo.

Ia menuturkan tersangka beraksi pertengahan April lalu sekitar pukul 03.00 WIB.

Tersangka berangkat dari rumah dengan membawa linggis dan betel. Sesampai di depan masjid yang menjadi sasaran, tersangka lalu beraksi mencongkel kotak amal yang ada di masjid.

"Begitu keadaan sekitar masjid sepi, tersangka lalu beraksi mencongkel kotak amal berisi uang sekitar Rp2 juta," kata dia.

Uang hasil curian selanjutnya digunakan untuk membeli telepon seluler.

Petugas kepolisian yang mendapat laporan, katanya kemudian melakukan pelacakan dan berhasil menemukan titik terang yang mengarah pada MA.

"MA saat ditanya mengakui perbuatannya. Apalagi dibuktikan dengan rekaman CCTV," ujarnya.

Ia menyampaikan tersangka merupakan residivis pencurian kotak amal, tercatat telah 5 kali melakukan pencurian kotak amal dan masuk penjara.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS