Pelecehan dan Intimidasi, Teror Waria di Semarang saat Pandemi Covid-19

Diusir dari kediaman orangtua dan terpaksa kabur saat usia masih belia.

Pebriansyah Ariefana
Minggu, 09 Agustus 2020 | 14:48 WIB
Pelecehan dan Intimidasi, Teror Waria di Semarang saat Pandemi Covid-19
Waria di Semarang. (Suara.com/Dafi)

Oknum penegak hukum tega menggunduli rambut dan memaksa salah satu waria yang dibawa ke kantor Satpol PP Kota Semarang untuk bertelanjang dada, setelah itu baru diperbolehkan pulang.

Ketua Perwaris Silvi Mutiari mengatakan, untuk kejadian pelecehan terjadi pada hari Sabtu tanggal 18 April 2020. Awalnya korban mengamen di salah satu perempatan Kota Semarang, tiba-tiba ada Satpol PP datang dan korban terkena razia.

Setelah itu, korban dibawa ke Kantor Satpol PP yang berada di Jalan Ronggolawe, Gisikdrono, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang. Di tempat itu, korban mengalami tindak pelecehan seksual dari petugas Satpol PP.

Padahal saat itu, korban tidak sendirian, namun yang digunduli dan dipaksa bertelanjang dada hanya dia. Dari kejadian tersebut korban mengalami trauma berat.

Baca Juga:KSAD Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Komite Covid-19, DPR Bilang Begini

“Jadi pelecehan dari Satpol PP menyamakan korban dengan laki-laki, hal itulah yang kemungkinan membuat oknum Satpol PP menggunduli dan memaksa korban untuk bertelanjang dada,” jelasnya.

Selain kasus pelecehan seksual, para waria juga kerap menjadi korban aksi kriminalitas ketika berada di ruang terbuka. Salah satunya adalah perampasan barang berharga seperti handphone maupun tas yang berisi uang cash.

Kalibanteng merupakan salah satu tempat terjadinya perampasan barang berharga milik para waria.

”banyak sekali preman yang mengambil handphone atau tas berisi uang cash di daerah Kalibanteng." ungkapnya.

“Sudah jatuh tertimpa tangga”, peribahasa itu rasanya tepat menggambarkan nasib para waria Kota Semarang. Selama masa pandemi Covid-19 sudah sulit mencari uang, malah menjadi korban pelecehan seksual dan perampasan.

Baca Juga:Cara Cairkan Duit Rp 600 Ribu untuk Pekerja Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

Meski mengalami aksi pelecehan dan perampokan, Silvi memilih untuk sementara waktu diam. Hal itu bukan tanpa alasan, pasalnya sudah beberapa kali Silva melaporkan kasus waria yang lain. Namun aparat hanya melihat dengan sebelah mata kasus tersebut.

Karena mempunyai pengalaman buruk tersebut, Silvi sudah pesimis ketika melapor kasus kejadian yang menimpa para waria di Kota Semarang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang Fajar Purwanto membenarkan hal tersebut. Ia mengakui jika tanggal 18 Aril 2020 memang menggunduli seorang waria.

Kendati demikian, Fajar tak mau dipersalahkan karena penggundulan sudah menjadi aturan baku Satpol PP Kota Semarang. Bahkan, menurutnya aturan tersebut sudah ada sebelum ia menjadi kepala Satpol PP.

“Soal penggundulan itu memang sudah menjadi aturan baku dari internal Satpol PP Kota Semarang,” kata Fajar.

Namun, ia menyangkal jika pihaknya dituduh melakukan pelecehan berupa telanjang dada untuk waria. Menurutnya hal itu tidak mungkin dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang karena tidak sesuai dengan aturan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak