Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hari Ini, Wisata di Pulau Karimunjawa Resmi Dibuka Kembali

Budi Arista Romadhoni Jum'at, 16 Oktober 2020 | 14:47 WIB

Hari Ini, Wisata di Pulau Karimunjawa Resmi Dibuka Kembali
Beningnya perairan Karimunjawa setelah menyeberang lebih dari dua jam dengan kapal feri [Suara.com/Adam Iyasa].

Wisatawan wajib melakukan rapid test sebelum berangkat ke karimunjawa

SuaraJawaTengah.id - Sebanyak 248 wisatawan mendapatkan kesempatan pertama mengunjungi objek Wisata Karimunjawa Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Bupati Jepara Dian Kristiandi mengatakan, pembukaan Karimunjawa dibuka mulai hari ini setelah sempat ditutup selama masa pandemi Covid-19 yang dimulai sejak Maret 2020. 

"Selama objek wisata Karimunjawa dibuka, maka pemantauan akan tetap dilakukan dan nantinya dilakukan evaluasi," kata dia usai memberangkatkan wisatawan yang mendapatkan kesempatan pertama setelah Karimunjawa dibuka untuk wisatawan, Jumat (16/10/2020). 

Dalam rangka antisipasi penularan virus corona, kata dia, semua pengunjung wajib membawa surat hasil tes cepat (rapid test) COVID-19.

Kalaupun belum sempat melakukan tes cepat corona di daerahnya, maka di Pelabuhan Kartini Jepara juga disediakan petugas yang melayani rapid test dengan biaya Rp150.000 sesuai dengan ketentuan.

Penyeberangan ke Karimunjawa, lanjut dia, untuk sementara baru dibuka dua kali dalam sepekan. 

Selain itu, jumlah penumpang untuk kapal penyeberangannya juga dibatasi, yaitu hanya 248 penumpang dari kapasitas maksimal 480 penumpang.

Sejumlah wisatawan tengah antre membeli tiket kapal penyeberangan ke Karimunjawa di Pelabuhan Kartini Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (16/10/2020). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Sejumlah wisatawan tengah antre membeli tiket kapal penyeberangan ke Karimunjawa di Pelabuhan Kartini Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Jumat (16/10/2020). (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

"Jika dalam beberapa periode tidak ada penyebaran kasus Covid-19 di Karimunjawa, maka pelayanan penyeberangan penumpang ke Karimunjawa bisa ditambah," ujarnya.

Sebaliknya, kata dia, ketika ditemukan kasus corona, maka dengan terpaksa akan ditutup kembali bagi wisatawan.

Untuk itulah, para wisatawan diminta mematuhi protokol kesehatan selama di Karimunjawa. Sebab, menurutnya selama ini masyarakat Karimunjawa di Kecamatan Karimunjawa sudah cukup disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait