SuaraJawaTengah.id - Kantor Kelurahan Krapyak Kota Semarang hari ini di tutup. Hal itu disebabkan satu perangkat Kelurahan Krapyak meninggal karena Covid-19. Untuk sementara, pelayanan di Kelurahan Krapyak dialihkan ke kecamatan.
Camat Semarang Barat, Heroe Soekendar mengatakan, untuk sementara waktu pelayanan di Kelurahan dipindahkan ke kecamatan hingga proses sterilisasi di Kelurahan Krapyak selesai.
"Ada satu perangkat yang meninggal. Jadi langsung kita tutup," ujarnya kepada Suara.com, Rabu (11/11/2020).
Ia menambahkan, hari ini seluruh perangkat beserta lurah setempat dilakukan test swab di Puskesmas Manyaran. Total terdapat tujuh perangkat yang saat ini melakukan test swab di puskesmas.
Baca Juga:Jelang Hadapi Inggris, Pemain Timnas Irlandia Positif Covid-19
"Ada tujuh orang yang hari ini ditest swab, termasuk lurahnya," ujarnya.
Untuk itu, ia berpesan kepada masyarakat yang mempunyai kepentingan di Kelurahan Krapyak agar pindah ke kecamatan. Semua pelayanan yang ada di Kelurahan Krapyak sudah dialihkan ke kecamatan.
"Hari ini masih diseterilkan, masyarakat yang mempunyai urusan bisa pergi ke Kecamatan Semarang Barat," imbuhnya.
Sebelumnya, lanjutnya, perangkat Kelurahan yang meninggal karena Covid-19 itu sempat menjalani perawatan selama satu hari di RSUP Kariadi Kota Semarang. Menurut Heroe perangkat tersebut juga mempunyai penyakit bawaan hipertensi.
"Sebelum meninggal, dia sempat menjalani perawatan di RSUP Kariadi selama satu hari," ucapnya.
Baca Juga:Soal Lahan Makam Covid-19, PSI: Menurut Kami Pak Anies Tidak Jelas
Untuk diketahui, pada Rabu (11/11) total kasus Covid-19 yang terkonfirmasi sebanyak 11257 kasus, dirawat 442 orang, meninggal 708 orang dan sembuh sebanyak 7504 orang.
Kontributor : Dafi Yusuf