Memastikan Diterima Masyarakat, Ganjar Kunjungi Eks Napiter di Semarang

"Ini contoh yang bagus, bagaimana eks napiter ini bisa kembali diterima masyarakat. Pak RT mendukung, pengusaha dan masyarakat mendukung, akhirnya mereka diterima."

Budi Arista Romadhoni
Minggu, 20 Desember 2020 | 12:16 WIB
Memastikan Diterima Masyarakat, Ganjar Kunjungi Eks Napiter di Semarang
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menemui para eks napiter di Kota Semarang. (Dok Humas Pemprov Jateng)

SuaraJawaTengah.id - Bila mendangar kata teroris maka kebanyakan orang akan berstigma negatif. Meskipun pelaku teroris  itu telah menjalani hukuman, mantan narapidana teroris biasanya akan sulit diterima kembali ke masyarakat. 

Padahal, menjauhi para eks napiter akan membuat mereka akan kembali ke habitat atau jaringan terlarang. 

Namun hal itu tak nampak di Kota Semarang, tepatnya di Sumur Adem IV Kelurahan Bangetayu Kulon Kecamatan Genuk. Di tempat itu, masyarakat dan eks napiter bisa berbaur rukun, bahkan bahu membahu mengembangkan bisnis bersama yakni budidaya lele.

Adalah Sri Pujimulyo Siswanto, eks napiter yang telah dihukum 12 tahun karena menyembunyikan pelaku Bom Bali, Noordin M Top dan Dr Azhari yang menjadi inisiatornya. Bersama teman-teman eks napiter yang tergabung dalam Yayasan Persadani, Sri Puji memilih jalan ekonomi untuk bisa diterima kembali pada masyarakat.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Tinggi, Ganjar Minta Pembelajaran Tatap Muka Ditunda

Menggunakan lahan milik warga, Sri Puji dan teman-temannya mencoba budidaya lele. Bahkan ke depan, mereka berencana membuat tempat makan tengah sawah, dengan menu lele yang dibudidayakan itu. Lahan itu milik warga, dan sudah diizinkan untuk keperluan itu.

Pemandangan itulah yang disaksikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat gowes dan menyambangi lokasi budidaya lele yang dikembangkan para eks napiter tersebut.

Menurutnya, suasana itulah yang diharapkan terjadi di seluruh masyarakat Jawa Tengah.

"Ini contoh yang bagus, bagaimana eks napiter ini bisa kembali diterima masyarakat. Pak RT mendukung, pengusaha dan masyarakat mendukung, akhirnya mereka diterima, saling bantu bahkan bisnis bareng. Narasi-narasi positif inilah yang harus kita gaungkan," kata Ganjar.

Menurutnya, ada dua persoalan eks napiter bisa kembali pada masyarakat setelah bertobat. Pertama adalah tingkat penerimaan masyarakat, dan kedua sektor ekonomi.

Baca Juga:Jelang Libur Panjang Nataru, Ganjar Minta Warga di Luar Jateng Tak Mudik

"Tapi di sini semuanya jalan, saya terimakasih karena masyarakat mau menerima, masyarakag nggak takut dan teman-teman eks napiter ini juga ketika masuk sudah tidak tertutup lagi. Mereka sudah terbuka, yang biasanya melotot, sekarang tertawa bersama," jelasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini