Kerap Keliru, Ternyata di Desa Ini Banyak Orang Kembar

Desa di Klaten ini memang banyak orang kembar atau anak kembar, hal itu tentu saja membuat banyak orang keliru kalau mencari orang

Budi Arista Romadhoni
Senin, 22 Februari 2021 | 18:07 WIB
Kerap Keliru, Ternyata di Desa Ini Banyak Orang Kembar
Salah satu pasang orang kembar di Klaten. [Solopos.com]

Selama ini, tak ada keterkaitan keluarga antara pasangan orang kembar satu dengan lainnya alias mereka berasal dari silsilah keluarga yang berbeda.

“Kami tidak tahu karena apa. Kalau perkiraan kami karena mbah-mbah mereka dulu memang ada yang kembar kemudian turun ke cucu. Jadi kalau menurut saya karena faktor genetik,” jelas dia.

Silsilah Keluarga

Sunarno mencontohkan seperti adiknya yang kembar identik. Setelah dirunut, silsilah keluarga dari ibunya ada yang pernah melahirkan orang kembar. Tak ada aturan khusus untuk orang kembar di desa setempat. Orang-orang kembar di Jonggrangan hidup dan tumbuh normal berbaur dengan warga lainnya.

Baca Juga:Pemain PSIS Septian David Maulana Ikuti Vaksinasi Covid-19 Gelombang Kedua

Kerap kali ada kejadian keliru menyapa lantaran kemiripan wajah.

“Akhirnya kalau ketemu dan tidak salah memanggil, biasanya hanya dipanggil kembar,” ungkap dia.

Salah satu pasangan orang kembar di Jonggrangan yakni Kris Joko Raharjo atau akrab disapa Koko dan Kris Joko Santoso atau akrab disapa Sasan. Orang kembar asal Dukuh Jonggrangan itu lahir pada 25 Desember 1980.

Mereka masing-masing sudah berkeluarga dan kini tinggal terpisah. Kris Joko Santoso bekerja di SPBU sementara Kris Joko Raharjo bekerja di tempat usaha roti.

Kris Joko Raharjo menceritakan bagi orang yang sudah terbiasa, bisa membedakan antara dia dan kembarannya.

Baca Juga:Magelang Trending di Twitter Gegara Anya Geraldine, Warganet Protes

“Kalau tidak biasa ketemu itu kerap keliru memanggil,” kata dia.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini