alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jangan Bingung, Ini Lho Cara Bedakan Alat Swab Bekas dan Baru

Ronald Seger Prabowo Rabu, 05 Mei 2021 | 04:25 WIB

Jangan Bingung, Ini Lho Cara Bedakan Alat Swab Bekas dan Baru
Ilustrasi tes swab (Unsplash/UN Covid-19)

Masyarakat dapat meminta petugas swab untuk memperlihatkan bahwa alat swab masih baru di dalam kemasan dan dibuka di depan pasien.

SuaraJawaTengah.id - Beberapa waktu yang lalu, piblik dihebihkan dengan penggunaan alat swab bekas. Tentu saja, hal tersebut patut diwaspadai oleh masyarakat.

Ahli Patologi Klinik Laboratorium Primaya Hospital Karawang yang juga merupakan lulusan Universitas Diponegoro Semarang dr Hadian Widyatmojo Sp PK, memberikan tips membedakan alat baru dan bekas.

Pertama, masyarakat perlu memastikan bahwa alat swab yang digunakan masih berada di dalam kemasan dan tersegel. Masyarakat dapat meminta petugas swab untuk memperlihatkan bahwa alat swab masih baru di dalam kemasan dan dibuka di depan pasien.

Petugas juga akan menanyakan ulang nama pasien sebelum melakukan pemeriksaan untuk menghindari kesalahan identitas pasien.

Baca Juga: Heboh Antigen Bekas, Benarkah Alat Swab Test Covid-19 Bisa Dicuci Ulang?

"Anda bisa mencurigai jika tidak melihat alat swab tersebut dibuka dari tempatnya di depan Anda," ujar dr. Hadian.

Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Bekasi Barat dr Dwi Fajaryani Sp PK, menambahkan, sebelum dilakukan pemeriksaan, petugas perlu menunjukkan kepada pasien bahwa alat masih dalam kemasan sebelum dipakai.

"Petugas akan membuka bungkus plastiknya sesaat sebelum tindakan swab untuk menjaga agar alat tersebut tetap steril dan mencegah kontaminan," ujar dr. Dwi.

Ia juga mengatakan bahwa tidak diperkenankan masyarakat umum untuk membeli alat swab sendiri karena penggunaan alat swab harus dilakukan dan dalam pengawasan tenaga medis ahli.

Dokter Spesialis Patologi Klinik Primaya Hospital Makassar dr Selvi Josten Sp.PK, mengatakan bahwa seluruh alat swab tidak dapat digunakan kembali. Alat tersebut merupakan alat sekali pakai dan akan dibuang setelah digunakan.

Baca Juga: Jangan Sampai Tertipu, Ini Cara Bedakan Alat Tes usap Baru dan Lama

“Penggunaan reusable alat swab sangat berisiko tinggi pada kesehatan dan penyebaran infeksi Covid-19 kepada pasien lainnya. Pastikan alat swab tersebut masih baru dan perhatikan perlekatan kemasannya harus dalam keadaan sempurna seperti dari pabrik (bukan memakai lem atau double tape),” ujar dr. Selvi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait