Positif Corona, 23 Orang di Satu Desa Dijemput Satgas Covid-19 Banyumas

Usai lebaran jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas terus bertambah

Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 15 Mei 2021 | 17:00 WIB
Positif Corona, 23 Orang di Satu Desa Dijemput Satgas Covid-19 Banyumas
Sejumlah warga yang dijemput menggunakan bus milik Dishub Kabupaten Banyumas untuk menjalani karantina di Baturraden karena terkonfirmasi positif di Desa Danaraja, Kecamatan/Kabupaten Banyumas, Sabtu (15/5/2021). [ISTIMEWA]

SuaraJawaTengah.id - Perayaan Idulfitri telah usai. Namun jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyumas terus bertambah. Terbaru, sebanyak 26 orang di Desa Danaraja, Kecamatan/Kabupaten Banyumas harus menjalani penanganan lebih lanjut karena telah terkonfirmasi positif berdasarkan test PCR.

Dari ke 26 warga yang terkonfirmasi ini, 3 diantaranya merupakan Komorbid dan harus menjalani perawatan lebih intensif di RSUD Banyumas.

"Warga yang bergejala dibawa dengan ambulans tadi pukul 15.30 WIB. Yang dua punya penyakit penyerta (Komorbid). Sedangkan yang satu bergejala sehingga harus kita bawa untuk dirawat lebih intensif," kata Bupati Banyumas, Achmad Husein saat dikonfirmasi, Sabtu (15/5/2021).

Awal mula diketahui adanya warga yang positif, karena ada salah satu warga di musala Al Barokah yang sakit namun tetap berangkat ibadah. Alhasil sejumlah warga dalam satu desa tersebut tertular Covid-19.

Baca Juga:Sandar di Pelabuhan Kijang Bintan, 21 Kru Kapal Adhara Terinfeksi Covid-19

"Sebanyak 23 yang terkonfirmasi positif telah melaksanakan karantina mandiri sejak tanggal 12-15 mei 2021. Namun dalam pelaksanaannya tidak efektif sehingga dilanjutkan karantina di hotel Pondok Slamet Baturaden untuk mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Banyumas," jelasnya.

Mereka yang diketahui positif dijemput menggunakan satu bus milik Dishub Kabupaten Banyumas dengan pengawalan ambulans Puskesmas Banyumas.

"Rata-rata yang dijemput merupakan warga berumur 50 tahun ke atas. Namun mereka tidak bergejala. 8 orang berjenis kelamin laki-laki dan 15 orang perempuan," terangnya.

Hingga saat ini masih ada 10 warga berdasarkan tracing yang menunggu hasil swab PCR dari RS Margono Soekarjo. Mereka semua untuk sementara menjalani isolasi mandiri dan diawasi secara ketat oleh tim Satgas Covid-19 agar tidak keluar rumah.

Sebagai informasi, pada Bulan Oktober tahun lalu, Desa Danaraja menjadi tempat perdana pencanangan program Jaga Komorbid (Jabid) oleh Pemkab Banyumas karena dinilai berhasil menekan angka penularan Covid-19. Hingga pencanangan program tersebut pada saat itu, di desa ini tidak ditemukan warga yang terpapar Covid-19.

Baca Juga:Alami Sesak karena Covid-19, Ibu Paula Verhoeven Dijemput Ambulans

Kontributor : Anang Firmansyah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini