alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Duh! Kejar Jadwal Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Guru di Magelang Baru 45 Persen

Budi Arista Romadhoni Sabtu, 12 Juni 2021 | 09:31 WIB

Duh! Kejar Jadwal Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Guru di Magelang Baru 45 Persen
Ilustrasi vaksinasi guru di Magelang baru 45 persen, padahal pembelajaran tatap muka akan segera digelar. [ANTARA FOTO/Fauzan]

Pemerintah berencana akan menggelar pembelajaran tatap muka pada 12 Juli mendatang, namun vaksinasi terhadap guru di Magelang baru sekitar 45 persen

SuaraJawaTengah.id - Jumlah tenaga pendidik Kabupaten Magelang yang telah divaksin Covid, kurang dari 50 persen. Pemerintah berencana melakukan uji coba pembelajaran tatap muka tahap III pada 12 Juli 2021.  

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin, jumlah tenaga pendidik saat ini 13.277 orang. Baru sekitar 45 persen dari jumlah itu telah menerima vaksin.

“Saat ini kami sudah memiliki data sejumlah 13.277 tenaga pendidik. Sampai saat ini ada akselerasi vaksinasi di bulan Juni ini 40 sampai 45 persen,” kata Aziz Amin Mujahidin, Jumat (11/6/2021).    

Aziz berharap pada akhir Juni 2021, seluruh tenaga pendidik sudah menerima vaksin. Hal itu terkait rencana pelaksanaan uji coba pembelajaran tatap muka yang akan dilakukan pada12 Juli 2021.

Baca Juga: Kemendikbudristek: Sekolah Wajib Beri Opsi PJJ Walau Sudah PTM Terbatas

“Pemerintah mendorong vaksinasi bagi tenaga pendidik. Semoga dalam satu sampai dua minggu kedepan sudah tervaksin semua. Minimal vaksin pertama,” ujar Aziz.

Berdasarkan regulasi terbaru terkait layanan pendidikan selama pandemi, pembelajaran tatap muka (PTT) boleh dilakukan setelah mendapat izin dari pemerintah kabupaten/kota.

Pelaksanaan PTT dibolehkan setelah sekolah memenuhi syarat protokol kesehatan dan mendapat izin dari orang tua murid. “Tentu atas kajian epidemologis dinas kesehatan. Pemberian izin berdasarkan kesiapan sekolah dalam memenuhi protokol kesehatan secara ketat. Catatannya dibolehkan namun tidak diwajibkan,” ujar Aziz.

Siswa yang orang tua yang tidak memberi izin pembelajaran tatap muka, tetap mendapat layanan pendidikan jarak jauh. “Ini yang utama. Pembelajaran tatap muka harus dilakukan secara selektif, bertahap, terbatas, dan memenuhi protokol kesehatan.”

Satu sesi pembelajaran tatap muka hanya boleh diikuti oleh 25 persen jumlah murid. Dalam satu minggu hanya dilakukan 2 hari pelaksanaan pembelajaran tatap muka dengan durasi 4 jam pelajaran.    

Baca Juga: Tak Diminati Warga Sekitar, SDN di Magelang Ini Hanya Terima 1 Siswa Baru Saat PPDB Online

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Aziz Amin Mujahidin, belum ada keputusan apakah pelaksanaan pembelajaran tatap muka akan dilakukan secara perluasan bertahap atau serentak.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait