Luhut Panjaitan Sebut Obat Invermectin Ampuh Sembuhkan Pasien Covid-19 Gejala Ringan

Obat invermectin saat ini tengah dicari banyak orang khususnya yang terpapar Covid-19, Luhut sebut obat itu ampuh sembuhkan pasien Covid-19

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 06 Juli 2021 | 17:29 WIB
Luhut Panjaitan Sebut Obat Invermectin Ampuh Sembuhkan Pasien Covid-19 Gejala Ringan
Menko Luhut Binsar Pandjaitan di podcast Deddy Corbuzier. [YouTube Deddy Corbuzier]

SuaraJawaTengah.id - Obat invermectin saat ini tengah dicari banyak orang khususnya yang terpapar Covid-19. Pasalnya obat ini dinilai manjur menyembuhkan virus tersebut.

Namun yang perlu digarisbawahi obat ivermenctin hanya untuk pasien Covid-19 dengan gejala ringan. Hal itu diungkap oleh Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan di podcast Deddy Corbuzier, Selasa (06/07/2021).

Pria yang memimpin PPKM Darurat ini menyatakan pihaknya telah mencermati Ivermectin sejak 8 bulan lalu. Tepatnya sejak Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga mengumumkan penggunaan ivermectin sebagai obat corona.

“Saya 8 bulan lalu itu. Saya bicara pertama sama dokter Fatimah, Kepala RS BUMN. Waktu wave pertama. Pake itu Ivermectin. Karena Presiden Trump ngumumin di White House. Cobain aja deh buat yang ringan-ringan. And It works,” ujar Luhut menjawab pertanyaan Deddy Corbuzier soal obat invermectin.

Baca Juga:Wali Kota Makassar Mau Jadikan Kapal Tempat Isolasi Mandiri, PT Pelni : Kami Siap

Kemudian Luhut menegaskan selama masa darurat karena lonjakan kasus Covid-19 dimana-mana. Menurutnya invermectin telah terbukti secara medis, sehingga obat tersebut bisa digunakan untuk penyembuhan pasien Covid-19 dengan gejala ringan.

"Inikan darurat, sepanjang untuk kepentingan rakyat ya kita lakukan aja. Ya secara evidence base itu bagus kenapa enggak. Daripada kamu sekarang mati. It works. Hajar aja. Saya bilang sama Pak Erick (Menteri BUMN), udah kirim aja (untuk pasien) yang (gejala) ringan-ringan. Enggak akan ada korban gara-gara itu," tegas Luhut.

Selain itu, Luhut juga sudah memerintahkan kepada kementerian BUMN untuk memproduksi obat invermectin secara massal. Lalu memerintahkan Kementerian Kesehatan untuk mengatur soal harga obat invermectin tersebut.

"Saya bilang ke Pak Budi (Menteri Kesehatan), Bud, bikin tuh HET dan mereka harus udah untung. Jangan juga produsen sampai enggak untung. Itu distudi sama mereka cepat. Bikin harga itu. Enggak ada masalah," jelasnya.

Pria yang kerap dijuluki Lord Luhut ini menjelaskan upaya-upaya diatas soal obat invermectin bertujuan untuk memberantas mafia obat yang memanfaatkan keadaan hanya meraih untung semata.

Baca Juga:Wali Kota Makassar Usul Kapal Pelni Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Dirinya pun kesal betul terhadap mafia-mafia yang tidak memiliki rasa kemanusiaan ditengah masa darurat saat ini.

“Kalau Ivermectin benar untuk awal kan kita bisa menyelesaikan banyak hal. (Banyak mafia enggak suka) Ya emang kita pikirin. Hajar aja enggak ada urusan. Sepanjang kepentingan untuk rakyat ya kita terusin," pungkas Luhut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak