Duh! Pakar Asal AS Sebut Penyemprotkan Disinfektan di Indonesia Hanya Buang-buang Uang

Pakar dari AS menyebut penyemprotan disinfektan di Indonesia hanya buang-buang uang dan energi, lebih baik fokus 5M

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 07 Juli 2021 | 14:40 WIB
Duh! Pakar Asal AS Sebut Penyemprotkan Disinfektan di Indonesia Hanya Buang-buang Uang
Petugas dari Badan Intelijen Negara (BIN) melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke arah sepeda sewa yang berada di Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (25/1/2021). Pakar dari AS menyebut penyemprotan disinfektan di Indonesia hanya buang-buang uang dan energi, lebih baik fokus 5M. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

SuaraJawaTengah.id - Pemerintah dan masyarakat Indonesia gencar melakukan menyemprotkan cairan disinfektan di tempat umum. Hal itu dianggap bisa memutus rantai penyebaran Covid-19. 

Namun ternyata, langkah memutus penyebaran Covid-19 dengan cara menyemprotkan cairan disinfektan di tempat terbuka dan ruang publik dianggap salah kaprah. Tindakan itu dianggap buang-buang uang dan energi.

Dilasnir dari Solopos.com, seorang doktor asal Amerika Serikat, Dr. Faheem Younus, mengatakan disinfeksi permukaan tidak diperlukan di jalan dan ruang terbuka. Hal ini ia sampaikan dalam cuitannya di Twitter dengan akun @FaheemYounus, pada Rabu (7/7/2021).

“Rumah sakit dan kamar dengan pasien COVID adalah cerita lain,” ujar Faheem dalam cuitan berbahasa Indonesia.

Baca Juga:Anies: PPKM Darurat Bisa Saja Berlangsung Sampai Delapan Pekan

Maksudnya, disinfeksi di rumah sakit dan kamar dengan pasien Covid-19 itu yang perlu dilakukan.

Lantas, siapa sih Dr Faheem kok berani-beraninya mengkritik langkah Pemerintah Indonesia? Ternyata, Dr Faheem adalah seorang pakar penyakit menular dari University of Maryland Upper Chesapeake Health, Amerika Serikat.

Ia memegang beberapa posisi penting yakni Vice President, Chief Quality Officer, Chief Division of Infection Disease, dan Clinical Associate Professor.

Dikutip dari laman resmi University of Maryland, Dr Faheem adalah dokter pemenang penghargaan dan eksekutif dokter bersertifikat (CPE) yang memimpin program kualitas dan keamanan pasien di Universitas Maryland Upper Chesapeake Health.

Dalam cuitannya yang lain, Dr Faheem mengatakan Covid-19 umumnya menyebar dari orang ke orang, melalui kontak dekat atau udara, di ruangan dalam.

Baca Juga:Minta Masyarakat Taati PPKM Darurat, Anies: Rumah Sakit Sudah Kewalahan

“Penyebaran permukaan SANGAT langka. Berhentilah mengkhawatirkan pegangan, gagang pintu, koran, pakaian, bahan makanan,” ujarnya.

“Fokus di tempat yang penting.”

“Disinfektan dinilai terlalu berlebihan. Cuci tangan Anda dan belanjakan uang Anda untuk masker.”

Mode Krisis

Lebih jauh Dr Faheem menyebut Indonesia dalam “mode krisis”. Melihat lonjakan kasus harian Covid-19 yang tembus lebih dari 30.000 memang tak salah ia menyebut demikian. Ia meminta warga +62 tidak dalam “mode panik”.

“Tetap tenang dan dengarkan para ahli. Anda dapat meratakan gelombang ini dalam 3-6 minggu.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak