![Warga Kutayasa kerja bakti membersihkan lumpur yang masuk rumah pasca banjir bandang akibat sungai meluap di Banjarnegara, Jumat (5/11/2021). [Suara.com/Citra Ningsih]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/11/05/38678-banjir-banjarnegara.jpg)
Pasca kejadian tersebut, sejumlah bangunan tampak dipenuhi lumpur tebal hingga setinggi mata kaki orang dewasa.
"Disini lumpur di atas mata kaki, untung rumah ustadz belum dihuni, " Ujar dia.
Karto juga mengungkapkan, tahun lalu pernah terjadi banjir di lokasi yang sama. Hanya saja tidak separah banjir kali ini.
"Dulu pernah kerendam, setahun yang lalu pernah, tp tidak separah ini, " Ungkap dia.
Baca Juga:Palembang Langganan Banjir, Pengamat: Hulu Masalah Diselesaikan
Kini,warga secara gotong royong membersihkan lokasi dari sampah dan lumpur. Selain itu,warga juga memperbaiki talud sebagai antisipasi jika hujan deras kembali turun.
"Sekarang ada kerja bakti bersih bersih dan memperbaiki talud untuk menangani banjir," Tutur dia.
Mengingat jarak sungai dengan masjid hanya empat meter, warga mengaku khawatir jika banjir bandang kembali datang dan mengancam menara masjid yang berpotensi roboh.
"Khawatir sebenernya kalau ada banjir menara bisa ambrol karena tidak bisa menahan beban lebih besar lagi,"Pungkas dia.
Kontributor : Citra Ningsih
Baca Juga:Hujan Deras Mengguyur Banjarnegara, Sehari ada 10 Titik Bencana Banjir dan Longsor